Pemkab Belitung Siapkan SOP untuk Terapkan New Normal Selama Pandemi

by -
Pemkab Belitung Siapkan SOP untuk Terapkan New Normal Selama Pandemi
Ilustrasi virus Corona.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung siap menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal selama Pandemi virus Corona atau Covid-19.

Hal itu dikatakan Bupati Belitung Sahani Saleh usai menggelar rapat Persiapan Rencana Kebijakan New Normal di Kabupaten Belitung, di ruang Sidang Pemkab Belitung, Jumat (29/05).

“Insyaallah kita siap, kami sedang menyusun protokol SOP normal baru sesuai dengan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknisnya,” kata Sahani Saleh (Sanem) kepada Belitong Ekspres.

Menurut dia, saat ini pihaknya sedang menyusun protokol tatanan normal baru di beberapa sektor. Seperti pendidikan, kesehatan, pariwisata, transportasi, dunia usaha, UMKM, Perhubungan dan aspek sosial kemasyarakatan.

Adapun sektor yang mungkin akan cukup banyak menguras tenaga, yakni sektor perhubungan. Sebab, itu menyangkut transportasi darat, laut maupun udara.

Oleh karenanya, mereka dalam hal ini juga membutuhkan banyak bantuan dari pihak-pihak terkait seperti KSOP, Lanud ASH, Bea dan Cukai Tanjungpandan, Polres Belitung dan lain-lain.

“Tanggal 2 Juni ini SOP-nya disusun dan setelah itu tanggal 3 Juni akan ada sosialisasi sekaligus simulasi di bulan juni,” jelas Sanem.

Kemudian Ia juga meminta masukan serta saran dari berbagai pihak dalam rencana penerapan tatanan normal baru di Belitung Negeri Laskar Pelangi.

“Kami harapkan tanggal 1 Juli sudah penerapan new normal atau tatanan kehidupan normal baru ini, sudah dapat dijalankan,” katanya.

Sehingga, tanggal 1 Juli 2020 nanti, Pemerintah Kabupaten Belitung telah menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal tersebut.

“Tampang lamak tapi perangai baru, pas Ulang Tahun Kota Tanjungpandan nanti, walaupun muke lamak tapi perangai baru,” tukas Sanem.

Kemudian Sanem menambahkan, kesiapan Belitung dalam rencana menjalankan tatanan kehidupan normal baru dengan mempertimbangkan beberapa hal. Termasuk terkendalinya penyebaran virus corona di kabupaten Belitung.

“Kita dua kali kasus impor, kalau kasus pertama kita sudah punya cara untuk memutus rantai penyebarannya. Nah kasus kedua ini sempat kecolongan, tapi dengan pengalaman kemarin. Insyallah dari 3 kemarin hanya 3 sampai sekarang sudah kita tracing semua,” sebutnya.

Dikatakan Sanem, sejauh ini pihaknya mampu menekan luas penyebaran virus corona baru di Belitung dengan mengoptimalkan penelusuran dan pememutusan mata rantai Covid-19.

“Kalau dilihat penyebarannya kecil dari 5 Kecamatan ada 4 Kecamatan yang bersih. Untuk kecamatan Sijuk sudah ditracing tidak ada nyebar. Jadi hanya kecamatan Tanjungpandan dan bisa dikatakan Belitung saaat ini adalah zona kuning menuju zona hijau,” pungkasnya. (dod)

Editor: Yudiansyah