Pemkab Beltim dan Belitung Perpanjang Kembali Masa Belajar Siswa di Rumah

by -
Pemkab Beltim dan Belitung Perpanjang Kembali Masa Belajar Siswa di Rumah

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Masa belajar dari rumah bagi peserta didik pada satuan pendidikan Paud/TK, SD dan SMP di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan kembali diperpanjang mulai tanggal 1 April atau setelah habis masa belajar dua pekan sesuai edaran sebelumnya.

Dalam perpanjangan masa belajar tersebut, peserta didik belum mendapat kepastian sampai kapan kembali masuk sekolah.

“Itu memang sudah kami tindak lanjuti dengan surat edaran terbaru, terkait dengan adanya edaran dari Kementerian, termasuk juga dibangun dari Pak Presiden untuk pencegahan penyebaran virus Corona ini,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Beltim, Partono saat ditemui diruang kerjanya, Jum’at (27/3) kemarin.

Selain perpanjangan masa belajar di rumah, Dinas Pendidikan juga memastikan Ujian Nasional (UN) tahun 2020 ditiadakan sebagaimana keputusan Kementerian Pendidikan RI terkait pencegahan wabah Covid-19.

“Jadi untuk mulai dari satuan SD, SMP, SMA/SMK dan juga termasuk pelajar Paket itu semuanya ditiadakan, serta semua kegiatan-kegiatan yang akan mengumpulkan orang atau peserta didik yang ramai. Baik itu lomba, festival semuanya ditiadakan juga termasuk kegiatan-kegiatan untuk pendidik dan tenaga kependidikan,” ujar Partono.

Partono memastikan rencana perpanjangan masa belajar di rumah dan peniadaan UN sudah ditindaklanjuti dengan mengeluarkan surat edaran.

“Tetapi dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas pendidikan itu, untuk perpanjangan mulai dari tanggal 1 April sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Jadi kami mengeluarkan ini, artinya kalau suatu waktu memang ada imbauan atau edaran terbaru dari Kementerian untuk masalah proses belajar mengajar, akan kami tinjau kembali,” ujarnya.

Menurutnya pemberlakuan belajar di rumah bukan hanya untuk di satuan pendidikan yang ada di TK, SD, SMP maupun SMA saja, akan tetapi juga di jenjang perguruan tinggi pun diperpanjang.

“Kalau pemerintah merasakan memang penyebaran virus ini sudah terkendali, kami buatkan surat untuk mereka belajar kembali ke sekolah,” ujarnya.

Terkait sistem sistem pembelajaran di rumah, Dindik Beltim tetap berkoordinasi dengan bidang maupun ke pengawas satuan pendidikan.

“Yang wajib ke sekolah itu Kepala Sekolah dan guru piketnya, untuk menindaklanjuti kebijakan-kebijakan yang harus segera diselesaikan. Misalnya terkait laporan keuangan,” ujarnya.

Partono juga mengatakan peran orang tua siswa selama belajar dirumah sangat penting. Menurutnya pengawasan yang dilakukan oleh guru terbatas bila siswa dengan jumlah banyak.

“Orang tua harus paham bahwa anak-anak itu belajar dirumah dan bukan libur, dan tidak melakukan aktifitas diluar rumah, sebagai bentuk pencegahan karena kondisi prihatin terkait corona saat ini,” ujarnya.

Sementara Pemerintah Kabupaten Belitung juga melakukan hal yang sama. Yakni, memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa-siswi sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP atau sederajatnya sampai dengan waktu yang akan ditentukan.

Kemudian perpanjangan waktu akan dievaluasi kembali sesuai situasi dan kondisi. Para kepala sekolah dan guru diminta memastikan siswa siswinya masing masing tetap berada di rumah

Hal itu supaya siswa bisa belajar dan menjaga keseimbangan dengan relaksasi tubuh agar imunitas tetap terjaga. Meraka juga diminta menerapkan pola hidup sehat dan bersih sesuai arahan surat sebelumnya. (msi)

Editor: Yudiansyah