Pemkab Beltim Salurkan BLTD Rp 600 Ribu Selama 3 Bulan

by -
Pemkab Beltim Salurkan BLTD Rp 600 Ribu Selama 3 Bulan
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah daerah Kabupaten Beltim akhirnya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) untuk penanganan Covid-19 bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Beltim Yuslih Ihza di ruang pertemuan Kantor Kecamatan Manggar, Kamis (7/9). Simbolis penyaluran bantuan dihadiri Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Forkominda, Sekda Beltim, pimpinan OPD, para Camat dan para Kepala Desa.

Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku OPD teknis menyalurkan BLTD ke seluruh Desa dalam bentuk uang tunai sebesar Rp. 600 ribu selama tiga bulan. Total anggaran yang dialokasikan Pemkab mencapai Rp. 7 milyar dan dibagi secara proporsional sesuai jumlah yang berhak menerima di Desa masing-masing.

“BLT kita sejumlah Rp 7 miliar, kita sampaikan ke masyarakat terdampak sekitar 4 ribuan (penerima). Tadi melalui Kades (simbolis) jadi transfer ke desa. Saya harapkan agar mudah-mudahan kades segera menyampaikan ke yang berhak menerima,” ungkap Bupati Yuslih seusai penyerahan.

Yuslih mengatakan, penyaluran oleh Desa ke masyarakat penerima bantuan paling lambat selama 3 hari. Dimulai hari Kamis tanggal 9 Juli hingga Sabtu tanggal 11 Juli 2020.

Ia berharap bantuan yang diterima bisa bermanfaat untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Yuslih juga menampik kabar bahwa Pemkab Beltim dalam penyaluran karena alasan lambat. Menurutnya, Pemkab justru menerapkan kehati-hatian agar tidak terjadi kesalahan dalam menerapkan nama-nama penerima bantuan.

“Saya mendapat surat dari BPKP mengenai perbedaan selisih. Memang benar juga kehati-hatian tapi tidak boleh lambat juga. Jadi kita upayakan cepat, tapi yang mengerjakannya takut ada kesalahan apalagi terdampak masalah. Ada yang sudah menerima (bantuan lain), ada yang meninggal masih dapat. Inikan jadi urusan. Jadi tidak ada upaya melambat-lambatkan,” sebutnya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Ida Lismawati memastikan penyaluran dimulai serentak di seluruh Desa. Adapun mekanismenya, uang masuk ke rekening daerah dan kemudian di transfer ke rekening Desa. Desa mencairkan bantuan dan menyerahkannya langsung ke penerima.

“Hari ini di transfer ke rekening daerah dan mudah-mudahan bisa di transfer ke desa masing-masing karena memang perlakuan khusus (diutamakan) untuk BLTD. Paling lambat besok sudah, tinggal koordinasi bendahara kita ke bank Sumsel,” kata Ida. (msi)