Pemkab Beltim Segera Gelar Konsultasi Publik

by -
Pemkab Beltim Segera Gelar Konsultasi Publik
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Beltim, Bayu Priyambodo.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim segera melaksanakan konsultasi publik terhadap penyusunan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan penjabaran visi misi Kepala Daerah terpilih tahun 2020.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pembangunan Penelitian dan Pembanguanan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Beltim, Bayu Priyambodo mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan konsultasi publik pada hari Jum’at (26/3) besok.

“Rencananya nanti sesuai Permendagri 86 tahun 2017 tentang tata cara penyusunan dan pengendalian perencanaan pembangunan, 30 hari setelah dilantik harus sudah melaksanakan konsultasi publik terhadap rancangan awal RPJMD,” ungkap Bayu kepada Belitong Ekspres, Rabu (24/3) kemarin.

Bayu berharap, konsultasi publik akan menghasilkan dokumen yang dapat dijadikan panduan atau acuan dalam mengarahkan pembangunan Kabupaten Belitung Timur (Beltim) selama 5 tahun kedepan.

“Masukan dan saran dari stakeholder akan di integrasikan kedalam dokumen perencanaan agar RPJMD tidak hanya sebuah dokumen tapi sebagai acuan dalam menyusun program kegiatan sampai sub kegiatan selama Bupati menjabat,” jelasnya.

Salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Beltim adalah kebijakan ekonomi yang berfokus pada empat hal. Diantaranya, meningkatnya kompetensi tenaga kerja, meningkatkan investasi daerah, meningkatkan ekonomi sektor prioritas dan meningkatkan daya saing daerah.

“Dalam paket kebijakan beliau (Bupati) ada 4 yang akan dititikberatkan yakni pertama, meningkatnya kompetensi tenaga kerja. Bagaimana tenaga kerja Beltim kompetensinya ditingkatkan agar berdaya saing minimal di kawasan, mudahan tingkat nasional. Kedua, meningkatkan investasi. Yang diharapkan adalah investasi yang bisa menyerap tenaga kerja karena bonus demografinya memang sudah dimulai meskipun swcara nasional 2024,” jelasnya.

“Ketiga, meningkatkan ekonomi sektor prioritas, jadi pak Menteri Pariwisata sudah datang ke Belitung dan kita punya sektor komparatif wisata kita yang tidak dimiliki Kabupaten sebelah (Belitung), ya kita sinergikan supaya menjadi pemberdayaan untuk ekonomi masyarakat. Keempat, meningkatkan daya saing daerah. Dengan daya saing, promosi Bupati ke luar daerah untuk menarik investasi juga akan meningkat,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kebijakan ekonomi tentu sangat dipengaruhi pandemi Covid-19. Namun upaya vaksinasi bagi seluruh lapisan masyarakat yang cakupannya diperluas di tahun 2021 maka optimisme implementasi kebijakan ekonomi dapat dijalankan.

“Otomatis setelah itu adalah bagaimana ekonomi bisa pulih. Karena daya beli masyarakat juga harus dipertahankan dan ditingkatkan. Jadi memang visi misi Bupati adalah ketata pemerintahan dan paket ekonomi, pelayanan dasar dan penaggulangan kemiskinan,” ujar Bayu.

Karenanya, kebijakan ekonomi visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam Rancangan awal RPJMD 2021-2026 adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk menciptakan wirausahawan daerah yang mandiri dan untuk perluasan kesempatan kerja.

“Jadi memang misi ekonomi Bupati berbasis kemasyarakatan artinya benar-benar bangkit dan berdaya secara ekonomi, hal ini sejalan dengan visi beliau. Inti kebijakan ini adalah mendukung masyarakat bangkit dan berdaya,” tutup Bayu. (msi)