Pemkot Hanya Raih WDP

by -

    PANGKALPINANG – Untuk kesekian kalinya Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang harus puas dengan hanya berhasil memdapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Bangka Belitung (Babel).
    Predikat yang didapatkan Pemkot tersebut secara otomatis menunjukkan kegagalan Pemkot yang memasang target meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat itu sendiri didapat setelah BPK Babel melakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali terhadap laporan keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang untuk tahun anggaran 2014.
    “Laporan tersebut terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) yang disertai dengan laporan keuangan perusahaan daerah,” kata Walikota Pangkalpinang M Irwansyah, pada Paripurna di DPRD, Senin (22/6) kemarin.    
    Pemeriksaan tersebut dimulai bulan November sampai dengan Desember 2014, dilakukan selama 40 hari. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan interim pada bulan Februari sampai dengan Maret 2015 selama 35 hari dan terakhir pemeriksaan dilakukan selama 30 hari kalender terhitung bulan April sampai Mei 2015.
    “Kami mengucapkan terimakasih kepada BPK yang telah melakukan pemeriksaan secara intens meneliti dan menelusuri laporan keuanan pemkot sehingga menemukan beberapa perosalan. Atas dasar temuan yang direkomendasikan tersebut kiranya wajar laporan keuangan pemkot Pangkalpinang tahun anggaran 2014 masih memperolah opini Wajar Dengan Pengecualian,” paparnya.
    Terhadap persoalan itu, harap Wawan — sapaan Walikota bisa menjadi pemicu sekaligus pemacu bagaimana upaya pemkot membenahi dan memperbaiki penyampaian laporan keuangan yang lebih baik dengan menyelasaikan persoalan.
    “Sebetulnya persoalan ini sangatlah mudah, sebab saya melihat dari beberapa persoalan yang direkomendasikan sebetulnya masalah klasik dan sederhana, tapi masih berulang dan belum sepenuhnya untuk menyelesaikan secara intens, terintegritas dan terpadu,” tegasnya.
    Dihadapan para wakil rakyat dan kepala SKPD maupun FKPD, Walikota langsung mengintruksikan kepada para kepala SKPD dan jajarannya, Camat dan Lurah serta perangkatnya untuk melakukan revolusi mental dalam hal penyampaian laporan keuangan yang tepat waktu, tepat sasaran dalam penggunaannya serta cepat dalam penyelesaiannya. “Saya berharap laporan kuangan Pemkot Pangkalpinang tahun 2015 dapat diperoleh dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian,” harapnya.
    Dikatakan Wawan, realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan belum mencapai target yang telah ditetapkan. “Pedapatan Daerah Pemkot Pangkalpinang tahun anggaran 2014 sebesar Rp745,888 miliar atau 97,67 persen dari target yang ditetapkan Rp763.679 miliar,” tukasnya. (tya)