Pemprov Babel Rekrut 1.029 CPNS dan 901 CPPPK

by -
Ilustrasi CPNS
Ilustrasi CPNS

belitongekspres.co.id, WARGA Bangka Belitung (Babel) yang berminat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) harus segera bersiap.

Soalnya, telah ditetapkan pemerintah pusat bahwa penerimaan Calon ASN akan dibuka tahun ini, tepatnya pada 31 Mei 2021. Termasuk penerimaan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Bahkan disampaikan, jika tak ada kendala, informasi rekrutmen CASN di Pemprov Babel akan diumumkan pada 30 Mei 2021. “Dari kita sendiri tinggal menunggu juknis (petunjuk teknis) dari Kemen PAN RB,” jelas Kasubbid Pengadaan dan Pemberhentian BKPSMD Babel, Satriyo, Senin (24/5) kemarin.

Pihaknya sendiri, diakui Satriyo sudah melakukan pertemuan dengan Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional VII di Palembang. Dibeberkan dia lagi, setidaknya ada dua rekrutmen yang akan berlangsung tahun ini dengan kuota untuk seribu lebih ASN baru. “Ya, ada dua. Yakni CASN dan satunya CPPPK. Jadi kuotanya cukup banyak,” katanya.

Dirincikan Satriyo, untuk CASN sesuai yang disetujui pemerintah pusat, Pemprov Babel akan membuka 1.029 formasi yang didominasi untuk pelayanan publik dan kesehatan. Termasuk mengakomodir pelamar penyandang disabilitas.

Sedangkan CPPPK ada sekitar 901 kuota yang semuanya diperuntukan bagi mereka tenaga pengajar atau guru. “Untuk ini juknisnya di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, masih kita tunggu juga terkait dengan kriteria. Semoga dua rekrutmen ini bisa dilaksanakan bersamaan,” imbuhnya.

Dia pun berharap, dalam pelaksanaan CASN tidak banyak persyaratan yang berubah seperti rekrutmen di tahun 2019. Namun untuk pendaftaran tetap dilakukan secara terpusat melalui laman SSCASN, sscasn.go.id, yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan pelaksaan tes menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dalam pelaksanan tes juga dipastikan pihaknya tetap akan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona.

“Tim medis dan satgas akan kami libatkan. Ketika tes kami tekankan penerapan prokes dari memakai masker, hingga kapasitas ruangan jangan sampai melebihi,” jelas Satriyo.(jua)