Pemuda Digerebek di Kontrakan Janda

Petugas Satpol PP Kabupaten Belitung memeriksa Pemuda BR dan Janda EP usai tertangkap berduaan di sebuah kontrakan, Senin (24/6).

Petugas Satpol PP Kabupaten Belitung memeriksa Pemuda BR dan Janda EP usai tertangkap berduaan di sebuah kontrakan, Senin (24/6).

Satpol PP Operasi Yustisi Cegah Pendatang Gelap

RajaBackLink.com

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Berduaan di kontrakan EP janda muda asal Beltim, pemuda asal Pangkallalang BR (20), digerebek Satpol PP Kabupaten Belitung. Mereka diciduk di salah satu kontrakan Jalan Kenanga, Kelurahan Paal Satu, Senin (24/6) kemarin.

Kedua diamankan Tim Satpol PP saat melakukan operasi yustisi. Yakni mencegah masuknya pendatang gelap yang akan masuk ke Kabupaten Belitung. Dari keterangan Satpol PP keduanya disergap dengan kondisi pintu kontrakan tertutup.

Kasatpol PP Kabupaten Belitung Azhar mengatakan, kegiatan razia ini dilakukan rutin untuk mengantisipasi banyaknya warga luar yang masuk ke Belitung tanpa dokumen lengkap. Hasilnya banyak yang terciduk.

Baca Juga:  Pemkab Gandeng Investor Untuk Mengelola Sampah

“Kemarin kita sudah mengamankan sejumlah pendatang. Setelah itu kita lakukan pendataan, dan kami peringatkan untuk membuat surat keterangan domisili dari RT setempat,”ujar Azhar kepada Belitong Ekspres.

Menurut Azhar, namun pada razia kali ini Satpol PP hanya mengamankan sepasang kekasih (bukan suami istri) yang diduga berbuat mesum. Dari data monitor Satpol PP Kabupaten Belitung, EP sudah pernah ditangkap dengan kasus yang sama.

Janda anak satu tersebut, pernah digerebek Pol PP di Penginapan Pagar Alam, dengan lelaki yang berbeda pada 2017 lalu. Bahkan ia sudah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan seperti ini.

“Untuk Ep dan BR, mereka diamankan lantaran diduga berbuat mesum di kontrakan tersebut. Makanya kita angkut dan dimintai keterangan. Setelah itu dipanggil kedua orangtua yang bersangkutan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Astaga, Muda-Mudi Asyik Ngaibon & Minum di Room Karaoke

Dalam hal ini tindakan yang diambil yakni diberikan peringatan keras dalam surat pernyataan, dan kemungkinan akan segera dinikahkan. “Mengenai masalah nikah, kedua orangtuanya akan dipanggil terlebih dahulu,” pungkas Azhar.

Sementara itu, BR mengaku dia tidak berbuat mesum. Sebab, pada saat sebelum penangkapan dia baru nyampai rumah kekasihnya Senin (24/6) pagi. Namun tak selang beberapa lama, Tim Satpol PP Kabupaten Belitung datang.

Sehingga dia dan EP diangkut lalu digiring ke Kantor Pemda Kabupaten Belitung. Pria ini mengakui pada saat digerebek pintu kontrakan janda yang dicintainya dalam kondisi tertutup. Namun, tidak dikunci.

“Memang setiap hari pintunya ditutup,” ujar BR diiyakan oleh EP. Dari keterangan EP, dia dari Beltim datang ke Tanjungpandan sudah beberapa pekan. Wanita ini, berencana mencari pekerjaan di Belitung. (kin)

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Leave a Reply