Pencurian Ikan Meningkat

by -1 views

DKP Babel Tangani 14 Kasus

PANGKALPINANG – Sejak Januari sampai dengan Juli 2015, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bangka Belitung (Babel)  menangani 14 kasus pencurian ikan. “Ini meningkat dibanding kasus tahun sebelumnya hanya 12 kasus,” kata Kabid Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya DKP Babel Kristializar, Kamis (13/8).
Ia menjelaskan lima dari 14 kasus pencurian ikan sudah diputus oleh pengadilan negeri, sementara sisanya masih dalam proses hukum. “Rata-rata hukuman yang dijatuhkan pengadilan kepada nelayan dua hingga tiga tahun penjara dan denda Rp500 juta dengan kurungan enam bulan penjara,” ujarnya.
Menurut dia, peningkatan kasus pencurian ikan yang berhasil ditangani seiring dioptimalkannya pengawasan dan penindakan kepada nelayan-nelayan luar daerah yang menggunakan alat tangkap berbahaya seperti pukat harimau dan bom ikan.
“Kami menilai hukuman yang diberikan kepada nelayan ini sudah cukup berat dan sudah menimbulkan efek jera, sehingga dapat menjadi pelajaran bagi nelayan lainnya untuk tidak menggunakan alat ikan yang membahayakan kelestarian lingkungan laut,” terangnya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Polair dan TNI AL terus mengoptimalkan pengawasan dan penindakan kepada nelayan-nelayan luar daerah dan asing yang beroperasi di kawasan tangkap ikan nelayan tradisional di daerah ini.
“Kami juga berharap nelayan untuk melapor kepada aparat apabila menemukan atau melihat nelayan asing beroperasi menggunakan alat tangkap ikan yang dilarang pemerintah,” tandasnya. (ant/rb)