Penderita Psikotik Di Belitung Berjumlah 9 Orang

by -

TANJUNGPANDAN- Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Belitung Drs Haziarto mengatakan, penderita kelainan gangguan kejiwaan (Psikotik) di Kabupaten Belitung berdasarkan rujukan data dari Dinas Sosial hanya berjumlah 9 orang. “Hanya saja, mereka itu (penderita psikotik,red) masih bisa kembali ke keluarganya,” kata Haziarto.

Pada prinsipnya penderita psikotik itu, sebetulnya masih bisa untuk disembuhkan. Caranya dengan menghadirkan Psikiater untuk melihat kondisi kejiwaannya. “Setelah itu, mereka dibina di sebuah tempat atau dibawa langsung Panti laras,” jelasnya.
Ia menyebutkan, khusus dokter spesialis jiwa yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini, baru hanya ada satu orang direktur rumah sakit jiwa (RSJ). “Yakni, atas nama dokter Heru. Dan beliau ada di Sungai Liat sana (Babel,red),” singkatnya.
Dikatakannya, dalam melakukan penanganan bagi penderita psikotik itu, harus ada dan jelas penanggungjawab keluarganya. “Jadi, kondisi kesehatannya diperiksa dulu oleh tim medis. Setelah itu kalau memang dia mengalami depresi, baru diserahkan langsung ke dokter spesialis jiwa,”papar Haziarto.
Lanjut dia, setelah diterapi dan berhasil disembuhkan sekian persen. Barulah dia di tempatkan di Panti Laras Kabupaten Beltim. “Di sini dia dibina dan dilatih untuk memulihkan pikirannya. Setelah sadah sembuh total, baru dipulangkan ke keluarganya,” kata Haziarto.
Hanya saja, kadang-kadang si penderita ini tanpa sepengetahuan dinas, langsung ditangani sendiri keluarganya agar lebih mudah. “Biasanya inisiatif dari keluarganya langsung untuk menangani tanpa koordinasi lagi dengan dinas,” ujar Haziarto didampingi Kabid Pemberdayaan dan Bantuan Sosial Mukromi.(mg2)