Pendidikan Prioritas yang Harus Ditingkatkan

by -

MANGGAR – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke depan diharapkan harus saling bersinergi dan lebih banyak menggelar pertemuan rutinitas dengan para Guru se Beltim. Kegiatan ini dilakukan agar terjalin kebersamaan pencerahan serta merumuskan kinerja para Guru untuk membangun Beltim lebih rasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Beltim terpilih, Burhanudin saat memberikan arahan sebagai narasumber kepada ribuan Guru se Beltim, sekaligus membuka acara seminar yang digelar oleh SMAN1 Gantung, Rabu (10/2) kemarin.

Seminar pendidikan yang bertemakan Teropong pendidikan Belitung Timur Lima tahun ke depan ini, bertempat Gedung Auditorium Zahari Mz dan dihadiri oleh Anggota DPRD Beltim, Ardian, Koko Haryanto dan Marwan, serta ratusan Guru se Beltim.

“Saya berharap pertemuan seperti ini tidak akan hanya dilakukan oleh Guru di lingkup guru-guru Sekolah Dasar (SD). Namun kiranya semua Guru sekolah mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA, dan bahkan juga perlu dilakukan ditingkat kecamatan, dengan dilakukan hal seperti itu. Diharapkan akan bisa menampung segala aspirasi Guru guna menciptakan kecerdasan bangsa,” ungkap Burhanudin.

Burhanudin, juga menegaskan bahwa dunia pendidikan menjadi salah satu prioritas untuk lebih ditingkatkan, selain dunia pariwisata.”Banyak masalah di dunia pendidikan, salah satunya alokasi pendidikan yang minim, tapi masih digunakan untuk belanja yang tidak seharusnya dilakukan. Begitu juga tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), terutama tentang eksistensi guru PAUD dan pentingnya tata usaha dalam menunjang keberhasilan pendidikan. Dan ini merupakan PR besar yang akan menjadi prioritas kita nantinya,” ujar pria yang akrab disapa Aan.

Selain itu Aan juga membahas tentang moratorium tentang beasiswa. Karena itu menurut Aan, beasiswa untuk mahasiswa yang sudah berjalan tetaplah diteruskan, namun kedepan akan dikaji kembali.

“Beasiswa pendidika kedepan tetap akan kita lakukan. Namun, untuk beasiswa bagi mahasiswa yang akan dikulaihkan ke perguruan tingi nantinya akan kita lakukan moratorium. Dengan artian mahasiswa yang pernah kuliah di Yayasan Aldiana Nusantara (YAN), silahkan mereka berkuliah kembali ke perguruan yang lain,” pungkasnya.  (feb)