Penegakan Perda Tibum, Satpol PP Belitung Tertibkan Reklame

by -5 views
Penegakan Perda Tibum, Satpol PP Belitung Tertibkan Reklame
Penegakan Perda Tibum, Satpol PP Belitung Tertibkan Reklame
Satpol PP Kabupaten Belitung, Kamis (24/10) kemarin, melakukan penertiban reklami dari sejumlah toko di Kawasan Kota Tanjungpandan, Belitung.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Ratusan spanduk dan baliho yang tidak terdaftar dan tidak memiliki izin ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung, Kamis (24/10) kemarin, dari sejumlah toko di Kawasan Kota Tanjungpandan.

Anggota Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung, Sulisman, mengatakan, sasaran penertiban ini adalah penertibkan spanduk atau baleho yang habis masa berlaku pajak dan tidak terdaftar. Termasuk juga spanduk yang sudah rusak.

Lebih lanjut ia mengatakan, penertiban ini juga berkaitan dengan larangan iklan tentang rokok. Karena iklan rokok sudah tidak diperbolehkan lagi secara umum kecuali untuk event sponsor.

“Penertiban ini dalam rangka Perda No 5 Tahun 2014, yaitu masalah Ketertiban Umum dan Perda No 1 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan reklame,” jelasnya kepada Belitong Ekspres se-izin Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung, Suparudin.

Dijelaskannya, ada ratusan spanduk dan baleho yang berhasil diamankan pada penertiban yang dilaksanakan mulai kemarin sampai hari ini. Untuk selanjutnya barang hasil penertiban akan diserahkan kepada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Belitung.

Ia pun menambahkan, kebanyakan pemilik toko mempersilahkan untuk spanduk dan baleho untuk ditertibkan. Sebab, kebanyakan dari mereka tidak mengetahui adanya perda yang mengatur tentang penyelenggaraan reklame.

“Yang menjadi sasaran spanduk dan baleho tentang rokok. Tetapi yang tidak terdaftar dan membayar pajak seperti spanduk bahan material, makanan, dan lain-lainnya juga ditertibkan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *