Pengedar Malah Jual Sabu ke Polisi

by -

SUNGAISELAN – Sat Res Narkoba Polres Bangka Tengah berhasil membekuk salah seorang pelaku penyalahgunaan narkoba. Pelaku yang berinisial YA (17) warga Desa Melabun Kecamatan Sungai Selan ini diduga berprofesi sebagai kurir narkoba jenis sabu-sabu. Ia berhasil dibekuk pada Kamis sore (05/01/2017) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan terhadap pelaku ini berawal dari adanya informasi yang disampaikan oleh masyarakat yang menyebutkan akan ada transaksi narkoba. Berbekal informasi ini, pihak Sat Res Narkoba Polres Bangka Tengah langsung melakukan penyelidikan mendalam. Upaya inipun membuahkan hasil dan pelaku pun coba untuk dipancing melalui peran petugas yang menyamar sebagai pembeli. Setelah dijanjikan untuk bertemu di salah satu tempat di Desa Terak, pelaku pun menyetujuinya. Pelaku datang bersama salah seorang rekannya berinisial RN.

Sesaat akan dilakukan transaksi dengan petugas yang menyamar tersebut tepatnya sekitar pukul 18.00 WIB, Sat Res Narkoba Polres Bangka Tengah langsung melakukan penyergapan. Pelaku pun tidak bisa berkutik ketika disergap. Hanya saja rekannya RN berhasil kabur melarikan diri. Setelah dilakukan penggeledahan di badan korban, berhasil ditemukan barang bukti, berupa 3 paket yang diduga narkoba jenis sabu-sabu. Kemudian pelaku pun langsung digiring ke Mapolres Bangka Tengah guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabag Ops. Polres Bangka Tengah, Kompol. Nur Samsi seizin Kapolres Bangka Tengah AKBP. Frenky Yusandhy membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba ini. Dikatakannya, saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Tengah guna dilakukan pengembangan.

“Kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut untuk mengungkap dari mana barang itu diperoleh,” ujarnya kepada Babel Pos, Jum’at (06/01/2017) kemarin.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dalam kasus ini diungkapkan Nur Samsi terdiri dari 3 paket yang diduga narkoba jenis shabu-shabu, 1 buah kotak rokok merk Sampoerna warna putih dan 1 lembar kertas timah rokok.  “Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya.

(red)