Pengedar Narkoba Divonis 5 Tahun Penjara

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

//BNNK: Pengedar Harus Dihukum Seberat-beratnya

TANJUNGPANDAN-Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan akhirnya memvonis kedua terdakwa kasus pengedar narkoba di Belitung, Hengki dan Budiono dengan hukuman penjara lima tahun, Rabu (18/2) lalu. Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan Narendra SH yang memimpin sidang ini mengatakan, kedua terdakwa resmi divonis lima tahun penjara. Mereka terbukti bersalah melanggar pasal 111 ayat 1 Junto 55 KUHP.

“Mereka terbukti melakukan perbuatan kriminal, yakni menjual dan mengedarkan narkoba di Belitung. Mengenai barang bukti berupa hp milik kedua terdakwa, akan disita oleh negara. Karena, HP tersebut, merupakan alat untuk transaksi narkoba,” ujar Narendra.

Baca Juga:  Pembunuh Pasangan Petani Segera Disidang

Menurut Hakim, hal yang memberatkan terdakwa yakni, keduanya melanggar program pemerintah tentang pemberantasan narkoba. “Selain itu, hal yang meringankan, kedua terdakwa, bersikap sopan saat di persidangan. Dan juga yang menjadi pertimbangan kami, kedua terdakwa merupakan tulang punggung keluarga,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Belitung Jumdi ST. MMPd, mengatakan, hukuman tersebut sudah layak bagi kedua terdakwa. Jumdi meminta kepada hakim, agar memberikan hukuman yang maksimal bagi penyalaguna narkoba, khususnya pengedar.

“Sehingga untuk ke depan, orang akan berpikir dua kali untuk menjadi bandar narkoba. Bila perlu, kepada pengedar narkoba dihukum seberat-beratnya biar mereka jera. Kemudian bagi pengedar kelas bawahnya yang masih mulai atau masih beroperasi segera tobat dan berhenti mengedarkan narkoba maupun pengguna narkoba,” ujar Jumdi kepada Belitong Ekspres, Minggu (22/2) kemarin.

Baca Juga:  Dandim Pimpin Apel Operasi Ketupat 2019

Jumdi mendambahkan, bahaya narkoba dan peredarannya sangat membahayakan bagi kehidupan bangsa dan generasi masa datang. Tak hanya fisik, saraf, bahkan mental dari pengguna narkoba ini akan rusak sehingga akan menjadi beban masyarakat maupun keluarga. “Indonesia ini sudah darurat narkoba, jadi hukuman berat memang pantas untuk mereka, khususnya pengedar,’’ tandasnya.(kin)

Tags:
author

Author: