Pengembangan Pembangunan Potensi Belitung, Pemkab dan INTI Sepakat Kerjasama

by -
Pengembangan Pembangunan Potensi Belitung, Pemkab dan INTI Sepakat Kerjasama
Foto bersama antara Jajaran pemkab Belitung bersama anggota Perhimpuan Indonesia Tionghoa, Rabu (11/12).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabuapeten Belitung menjalin kerjasama dengan Perhimpuan Indonesia Tionghoa (INTI) tentang Pengembangan Pembangunan Potensi di Kabupaten Belitung. Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama tersebut ditandatangani di ruang Rapat Bupati Kabupaten Belitung, Rabu (11/12) kemarin.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto tersebut, bertemu langsung dengan Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) untuk membicarakan peluang langsung investasi. Sebelum melakukan MoU tersebut, Bupati Belitung, Sahani Saleh, melakukan pemaparan peluang investasi di Kabupaten Belitung di berbagai sektor. Seperti diantaranya sektor perikanan kelautan, pariwisata, pertambangan, pertanian, perkebunan, perternakan, industri, infrastruktur dan lainnnya.

Pemaparan di depan Para Investor Tionghoa yang sudah diseleksi oleh INTI ini melihat langsung berbagai peluang investasi di Kabupaten Belitung.

Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto, mengatakan, INTI mencoba bantu mencari Investor datang ke Indonesia, khususnya di Belitung. Seperti produk UMKM termasuk makanan-makanan daerah Indonesia sangat hebat, yakni kerupuk, singkong dan lainnya.

“Kita usahakan ekspor ke Cina, dan barang apa lainnya yang bisa dipasarkan di luar negeri, termasuk makanan dan kerajinan,” katanya.

Kemudian, kata dia, bahwa Pulau Belitung ini juga sangat bagus untuk wisata, apalagi jaraknya sangat dekat dengan Ibu Kota, Jakarta. “Saya sering ke Belitung, namun hanya 1 malam, tapi saya lihat pulau ini untuk wisata tidak kalah sama daerah lain, karena dekat dengan Jakarta,” katanya.

Selanjutnya dirinya berpikir ada sebuah ide, yakni berencana dengan beberapa Pulau yang ada dikembangkan seperti Disneyland. “Kalau memang bisa ada beberapa pulau ini dikembangkan seperti Disneyland, kalau cuma hotel itu lambat,” terangnya.