Pengguna Narkoba Banyak Usia Remaja

by -

SEMINAR

MANGGAR – Data menunjukkan bahwa jumlah pengguna narkoba yang paling banyak adalah kelompok usia remaja hingga dewasa. Masalah menjadi lebih gawat apabila penggunaan narkoba menularkan penyakit seperti HIV AIDS di kalangan generasi muda.
Ini dapat dibuktikan dari pemakaian narkoba melalui jarum suntik secara bergantian. Banyak pemuda yang kehilangan masa depan akibat penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV AIDS.
Bupati Beltim, Yuslih Ihza menyampaikan harapan agar ada pengendalian pola pikir yang besar kemungkinan berkembang tanpa terkendali, pengenalan diri dan orang lain. Ini merupakan bentuk pengajaran emosional personal dalam sosial kemasyarakatan.
“Pemda Beltim melalui kantor Kesbangpol memiliki agenda untuk memberikan pengetahuan mendalam tentang narkoba,” ungkap Yuslih saat memberikan sambutan acara Seminar Anti Narkoba, Seni Mengenal Diri dan Orang lain di Auditorium Zahari MZ, Selasa (8/3).
Bupati menambahkan, penjelasan dan pemahaman narkoba juga berlaku bagi pemuda dan seluruh masyarakat Beltim tidak hanya golongan pelajar saja. Selain itu, hal terpenting adalah memperkuat moral dan kepribadian yang dimiliki para pemuda khususnya dalam bermasyarakat.
“Melalui seminar ini, saya ingin seluruh peserta dapat mengikuti dengan penuh perhatian dan tanggungjawab. Pesan kami kepada para pelajar bahwa kalian adalah anak-anak yang dipersiapkan untuk menjadi pengganti kami di masa depan,” pesan Yuslih.
Yuslih menegaskan, pemuda Beltim adalah modal memajukan Kabupaten Beltim. Karenanya, pemuda harus bebas narkoba dan pergaulan bebas karena mentalitas, moral dan keimanan adalah untuk membangun peradaban.
“Jika kalian tidak membentengi diri secara fisik, emosi maupun prilaku pemakainya maka peradaban akan sulit dibangun,” tuntas Yuslih. (feb)