Penggunaan Tak Tepat Sasaran, LPG 3 Kg Akan Segera Ditertibkan

by -
Penggunaan Tak Tepat Sasaran, LPG 3 Kg Akan Segera Ditertibkan
Foto ilustrasi petugas Pertamina

belitongekspres.co.id, PANGKPALPINANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung (Babel) tak menampik banyak penggunaan LPG bersubsidi 3 Kg tak tepat sasaran. Terkhususnya di saat masyarakat mengalami masa-masa sulit pada awal merebaknya pandemi Covid-19.

“Pas Covid-19, gas ini jadi rebutan. Oleh karenanya dilakukan pembatasan,” ujar Kabid Perlindungan Konsumen dan Kemetrologia Disperindag Babel, Fajri Djagahitam, kepada Babel Pos (Belitong Ekspres Group), Rabu (16/12) kemarin.

Bahkan dalam menertibkan pengguna manfaat gas bersubsidi ini, beber Fajri, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel berencana akan menerapkan sistem pembelian dengan kartu, seperti halnya yang diterapkan dalam pembelian bahan bakar minyak (BBM) Solar.

“Ini sudah dirapatkan bersama pak Sekda, dan pak Gubernur mengarahkan pembelian gas 3 Kg seperti solar, pakai kartu nantinya. Sekarang masih disiapkan oleh Biro Ekonomi dan Dinas ESDM bersama juga Bank SumselBabel,” ungkapnya.

Keinginan Pemprov, kata Fajri akan direalisasikan mulai per Januari ini. “Tapi ini masih banyak yang perlu disiapkan. Sebab ada kendala juga bagi masyarakat yang jauh. Untuk kami Disperindag terlibat di pengawasannya saja. Dengan sistem ini bagi mereka yang tak punya kartu tidak bisa membeli (gas subsidi),” jelasnya.

Belum bisa diterapkan, kemungkinan Pemprov Babel akan mendata ulang dari bawah usulan real masyarakat yang benar-benar masuk kategori penerima manfaat gas subsidi ini.

“Akan didata ulang lagi usulan real di lapangan, kemudian kita akan menunggu kesiapan sarana pendukung dari Bank SumselBabel, jangan sampai gas sudah sampai tapi masyarakat tak bisa beli,” tukasnya. (jua)