Pengidap Hipertensi Di Babel Tertinggi se-Indonesia

by -

PANGKALPINANG – Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di Bangka Belitung (Babel) merupakan penyakit tidak menular tertinggi se-Indonesia. Hal itu terungkap dari hasil riset kesehatan dasar yang telah dilakukan sejak 2013 lalu.
Sekretaris Dinas Kesehatan Babel, Supriyadi, mengungkapkan bahwa hipertensi salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan kematian. “Penyakit hipertensi adalah penyakit tidak menular tertinggi se-Indonesia untuk di Babel yang dapat menyebabkan kematian,” ujar Supriyadi, Selasa (10/11).
Menurutnya, tingginya angka pengidap hipertensi di Babel disebabkan tidak teraturnya pola makan masyarakat.  Namun dirinya tidak merinci jumlah pengidap hipertensi tersebut. “Kemungkinan adalah satu pola makan. Sebab hipertensi dapat terjadi karena rendahnya serat sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi. Data itu resmi yang dirilis dari Riset Kesehatan Dasar,” bebernya.
Selain hipertensi, penyakit yang rentan terhadap kematian yang harus diwaspadai dijelaskan Supriyadi yakni Stroke dan Jantung. Penyakit-penyakit itu, tegasnya merupakan penyakit yang lebih bahaya dibandingkan dengan penyakit menular lainnya.
Guna meminimalisir angka kematian yang disebabkan oleh hipertensi, Supriyadi mengatakan jika pihaknya terus melakukan sosialisasi di 6 Kabupaten dan 1 Kota di Babel. “Kita sudah sosialisasi bagaimana menyampaikan kepada masyarakat pola makan yang seimbang tadi. Harapannya masyarakat jangan hanya makan karbohidrat saja tapi butuh serat juga dibutuhkan,” ucapnya.
Untuk itu ia menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menjaga diri dari fatalitas penyakit yang dapat mengakibatkan kematian. Minimal menjaga diri sendiri, keluarganya, dengan preventif dan promotif. “Sehat itu tergantung kita. Kesehatan harus dijaga dari tahapan dini sampai usia lanjut,” tandasnya. (rga)