Peningkatan Sapras RSUD Rp.50 M

by -

*Prioritas Pembenahan, Kejar Akreditasi untuk Naik Kelas
MANGGAR – Komisi IV (Empat) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Sabtu (30/4) akhir pekan lalu, mengadakan pertemuan di ruang rapat Bupati Beltim Yuslih Izha. Pertemuan untuk membahas rencana peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beltim melalui anggaran Provinsi.

Bupati Beltim, Yuslih Ihza seusai pertemuan mengatakan usulan peningkatan sarana prasarana RSUD sudah dimasukkan dalam Musrenbang Provinsi Babel dan tinggal menunggu pengajuan proposal prioritas Sarana Prasarana (Sarpras) yang akan dibenahi. Namun, prioritas pembenahan fisik lebih diutamakan karena berkaitan erat dengan akreditasi.

“Sudah dimasukkan dalam Musrenbang Provinsi untuk peningkatan sarana dan prasarana serta pelayanan. Kendala yang kita hadapi adalah RSUD kita tipe D. Berkenaan dengan akreditasi untuk kenaikan kelas dari tipe D ke C,” ungkap Yuslih kepada Belitong Ekspres.

Disebutkan Yuslih, kisaran anggaran Provinsi yang disiapkan untuk peningkatan sarana prasarana RSUD Beltim mencapai Rp. 50 miliar. Meski demikian, target utama yang harus dikejar RSUD adalah akreditasi agar beberapa fasilitas pelayanan dapat terpenuhi.

“Mereka (DPRD Provinsi) akan komitmen membantu Beltim. Tidak dianggarkan tahun 2016 tetapi (penganggaran) dapat diselesaikan 2016. Tahun 2017 sudah berjalan dan kita sudah meningkatkan tipe kelas,” sebut Yuslih yang mengharapkan RSUD Beltim kedepan akan lebih baik.

Sementara itu, ketua rombongan Komisi IV DPRD Babel, Siswanto mengatakan peningkatan tipe RSUD Beltim mendesak dilakukan. Karenanya, DPRD Babel berkeinginan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik.

“Ini akan menjadi tes bagi pelayanan kesehatan. Selama ini, dokter (RSUD Beltim, red) mengeluarkan resep obat-obatan terbatas dan harus ditebus keluar. Di Belitung, satu Kabupaten di Belitung sudah ada rumah sakit tipe B dan obat-obatan tanpa harus keluar. Kita (Beltim) baru sebatas melengkapi, sementara Belitung sudah membangun baru,” ujar politisi Golkar yang akrab disapa Yung Yung.

Dijelaskan Yung Yung, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi asal Manggar, Beltim, kunjungan anggota Komisi IV DPRD Babel ini, juga bertujuan melihat langsung prioritas yang mendukung peningkatan tipe RSUD. Beberapa hal yang dianggap belum mendesak dapat dikesampingkan terlebih dahulu. Namun masukan Bupati Beltim akan dibantu mengingat layanan kesehatan adalah urusan wajib.

“Kami simpan mana yang perlu. Bupati memandang langkah ini dipandang perlu dan tugas kami membantu kesulitan di daerah. Setelah ini, kami akan membawanya ke pra KUA, KUA, MoU KUA sampai ketok palu dan muncul angkanya sesuai kebutuhan dan usulan,” terangnya.

Ia menambahkan, usulan yang diterima tidak serta merta disetujui semuanya. Namun, jika dianggap wajib sesuai amanat Undang-Undang Kesehatan maka dapat diakomodir.

“Yang diamanatkan dalam Undang-Undang itu yang kita bantu dan sesuai mekanismenya,” ucapnya lugas. (feb)