Penjual Arak Mulai Digrebek

by -

TANJUNGPANDAN-Setelah beberapa pekan melakukan razia dengan target pemuda yang mengkonsumsi minuman keras jenis arak, kali ini Tim Gabungan (Timgab) menggelar razia ke sejumlah penjual miras di Tanjungpandan, Sabtu (14/3) akhir pekan lalu.

Ratusan botol minuman keras, dan ratusan kampil  dan puluhan jerigen arak, diamankan Tim Gabungan yang terdiri dari Polsek Tanjungpandan, Pol PP Kabupaten Belitung, Dinas Perindustrian dan Koperasi, serta unsur kecamatan Tanjungpandan.

Ada empat target lokasi dalam razia ini, yang pertama di Kampung Damai Kelurahan Paal Satu, yang kedua di Kampong Parit, yang ketiga di Aik Kelapa Kerak dan yang terakhir di Aik Raya. Ada satu lokasi yang diduga bocor, yakni di kawasan Aik Kepala kerak.
Sedangkan di tempat lainnya, Timgab berhasil mengamankan ratusan botol dan kampil minuman haram ini. Salah satu penjual minuman keras jenis arak ini mengatakan, dirinya sudah lama menjual arak. Menurut dia, ia tidak mengetahui kalau arak itu dilarang.

“Sejak lama saya berjualan arak di sini (Kampung Damai,red), namun tidak pernah dirazia. Saya menjual arak ini seharga Rp 12 ribu,” ujar Hermanto kepada Belitong Ekspres.

Hermanto meminta Pol PP adil dalam razia ini. Menurutnya, banyak penjual arak di Belitong ini. Ketika ditanyai mengenai dapat dari mana ia mendapatkan arak ini, pria paruh baya tersebut enggan menjawab. “Saya hanya mencari makan. Jangan pedagang kecil saja yang ditindak, tapi semuanya harus di tindak, Pol PP harus adil,” pungkasnya.

Sementara itu, Apen salah satu penjual arak ini mengatakan, dirinya mendapat arak tersebut dari Asen. Setelah itu, dia jual kembali ke para konsumen. “Saya dapat dari asen. Saya tidak tahu, kalau jualan arak dilarang,” ujar Apen.
Terpisah Kasatpol PP Kabupaten Belitung Alkar mengatakan, dirinya mendapatakan tugas untuk memberantas penjual arak dari Wakil Bupati Belitung Erwandi Rani. Menurut Alkar, Wabup jenuh dengan pemberitaan yang tiap hari razia dan tempat KV Senang di jadikan pesta miras.

“Kami tidak banyak bicara, sekarang jika ada yang mengetahui, tempat orang jual arak atau minuman keras tanpa izin, maka kita akan tindak,” ujar Alkar kepada Belitong Ekspres.

Alkar mengatakan, dirinya akan terus melakukan razia terhadap para penjual minuman keras yang tidak meliliki izin, atau menyalagunakan izin. “Setelah kita selidiki banyak, penjual yang menyalagunakan izin. Misalnya, dalam kemasan botol di sulap menjadi beberapa kemasan plastik, itu sudah menyalahi izin. Maka dari itu kita akan tindak tegas,” pungkasnya. (kin)