Penjualan Miras Gol A 0-5 % Dilarang

by -

*Satpol PP Beri Tenggat Waktu 16 April Mendatang

MANGGAR – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Belitung Timur, Sudiono menghimbau sekaligus mengingatkan kepada pedagang, pengelola warung dan minimarket agar tidak lagi menjual minuman beralkohol golongan (gol)A. Himbauan tersebut harus dipatuhi dan sanksi akan diberikan jika kedapatan masih menjual.
“Kami menghimbau kepada semua penjual Miras untuk golongan A, 0 (nol) hingga 5 (lima) persen agar tidak lagi menjualnya. Kami berikan tenggang waktu hingga 16 April mendatang. Setelah itu, kami lakukan razia dan akan kami tindak tegas nantinya,” tegas Sudiono, Rabu (18/3) kemarin.
Himbauan menjual minuman keras golongan A, kata Sudiono, mengacu pada Surat edaran (SE) dari Menperindag RI beberapa waktu lalu yang ditujukan kepada Disperindagkop Beltim.
“Kami masih menunggu Dinas teknis yakni Disperindagkop Beltim, dan juga akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian nantinya. Bahkan, penjualan miras di minimarket, warung dan toko harus sudah bersih sebelum tenggat waktu yang ditentukan,” tegasnya kembali.
Terpisah, saat dikonfirmasi Kepala Disperindagkop Beltim, Syahrial mengatakan pihaknya membenarkan adanya SE Menperindag. Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan membuat SE Bupati Beltim dengan tujuan yang sama.
“Sejauh ini kami akan membuatkan SE dari Bupati dan melampirkan SE Menperindag untuk disebarkan ke warung, toko serta minimarket yang masih menjual miras dibawah 5 persen. Tetapi itu tidak bisa langsung diterapkan, karena harus ada himbauan lebih dahulu. Nah kalau masih membandel, baru akan kami tindak dan kami sita mirasnya,” ujarnya.
Syahrial menambahkan, untuk menertibkan penjualan miras di warung, toko dan minimarket, Disperindagkop sudah siap untuk berkoordinasi dan memberikan rekomendasi kepada Satpol PP. “Satpol PP yang memiliki kewenangan untuk menegakkan Perda. Apalagi Satpol PP kita (Beltim, red) saat ini sudah mempunyai payung hukumnya,” tandas Syahrial. (feb)