Penting! Untuk Segera Disosialisasikan

by -
ilustrasi-kebiri
ilustrasi

PANGKALPINANG-Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Babel meminta agar Dinas Pendidikan Provinsi kepulauan Bangka Belitung (Babel) agar segera melakukan sosialisasi Peraturan Pemerintah (Perppu) kebiri di sekolah-sekolah yang ada di Bumi Serumpun Sebalai. Pasalnya, dengan adanya sosialisasi diharapkan dapat memberikan wawasan kepada siswa jika pemerintah tidak main-main dalam menindak para pelaku kekerasan kekerasan sek terhadap tindak kriminal.

“Agar Perppu kebiri yang telah disahkan oleh pemrintah pusat agar dapat segera di sosialisasikan disekolah-sekolah. Dengan begitu para siswa dapat memahami perppu tersebut,”ujar Anggota PDRD Babel, Ir H Azwari Helmi saat dihubungi Radar Bangka, Minggu (29/5).

Menurutnya, kekerasan sek terhadap anak cendrung terjadi terhadap generasi muda seperti para pelajar. Maka dari itu dirinya sangat dengan adanya Perppu kebiri berdampak positif bagi para generasi muda di Bangka Belitung dengan harapan tidak kekerasan terhadap anak dapat segera diatasi. Maka dari itu, peran serta berbagai pihak seperti Dinas Pendidikan, Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dapat turut mensosialisasikan Perppu kebiri tersebut.

“Dinas Pendidikan agar dapat mensosialisaikan Perppu kebiri ini kesekolah-sekolah dan di informasikan kepada anak-anak didik, bahwa hukum kebiri ini sudah ada, biarkan anak-anak kita paling tidak mereka berfikir positif sehingga tidak mudah terpengaruh dalam dan terjerumus dalam perbuatan buru,”tegasnya.

Sementara itu, peranan Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga) terhadap perkembangan generasi muda di Babel juga tidak bisa dilepaskan begitu saja. Menurut Azwari Helmi selama ini keberadaan Tomas dan Toga sangat penting dalam mengawasi perkembangan anak.

“Contoh, jika dulu ada muda-mudi pulang malam pasti sada saja yang menegur, ya tujuannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak memungkinkan. Tapi sekarang, jika kita melihat ada muda-mudi pulang malam berduaan tidak ada lagi yang memberi teguran,” kenangnya.

Terkait peranan Tokoh Agama (Toga) disini Azwari Helmi mengatakan, hampir setiap hari menjelang sholat para ulama selalu memberikan ceramah terhadap perkembangan yang terjadi. Maka itu hendaknya, peran serta tokoh agama hendaknya jangan pernah dipandang sebalah mata. “ Ya para ulama kita selalu memberikan cerama hal-hal positif, tinggal para orang tua hendaknya dapat mengawasi perkembangan anak. Setidaknya mereka harus tahu,” katanya. (cr1)