Penumpang Pesawat Tembus 684 Ribu Orang

by -

*Mengalami Kenaikan 30 Persen dari Tahun 2015 ke 2016

belitung-edisi-07-januari-2017
Suasana Bandara AS Hanandjoeddin, beberapa waktu lalu menjelang tahun baru 2017, nampak dipadati para penumpang. Foto : Ajai | BE

TANJUNGPANDAN-Penumpang pesawat Bandar Udara HAS Hanandjoeddin mengalami peningkatan 30 persen dari tahun 2015 ke 2016. Pada tahun 2015 silam, penumpang dari berbagai kota menuju Belitung sekitar kurang lebih 540 ribu orang.

Sedangkan pada tahun 2016 lalu, penumpang dari berbagai tujuan menuju Belitung tembus angka kurang lebih 684 ribu orang.

“Jadi, kenaikan dari tahun 2015 ke tahun 2016, sekitar 30 persen,” kata¬† Kasi Tehnik dan Operasional Bandar Udara HAS Hanandjoeddin Nanang NS, Jumat (6/1) kemarin.

Dijelaskan Nanang, di tahun 2015 lalu, rata-rata pengunjung datang ke Belitung melalui berbagai maskapai perhari mencapai sekitar 1500 orang. Sedangkan, di tahun 2016 perhari bisa mencapai 1900 penumpang. Apalagi, setelah adanya penerbangan yakni Lion Air tujuan Jakarta Tanjungpandan, dan sebaliknya.

Kata Nanang, tak dapat dipungkiri semakin banyak penerbangan ke Belitung maka akan lebih menambah ramai wisatawan berkunjung ke Negeri Laskar Pelangi ini. Kemungkinan, di tahun 2017 ini, jumlah tersebut akan meningkat, seiring majunya pariwisata di Belitung.

Meski momen Natal dan Tahun Baru 2017 telah usai, pengunjung di Belitung tetap melonjak. Dari pantauan Nanang, ribuan wisatawan perhari keluar masuk Pulau Belitung, melalui Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan.

“Bandara mulai dipadati wisatawan terlihat mulai H-7 sebelum tahun baru, dan H+7 pasca tahun baru. Sebab, saat ini di Indonesia, memasuki liburan sekolah. Puncaknya, akan terjadi pada Minggu (8/1) besok,”pungkasnya.

Sementara itu, Stasiun Manager (SM) Lion Air Tanjungpandan Agus Sofyan mengatakan, sejak dibukanya rute penerbangan Jakarta-Tanjungpandan dan sebaliknya pada (7/12) tahun lalu, pesawat yang identik dengan logo singa ini tak pernah sepi.

Dijelaskan Agus Sofyan, terhitung sejak (7/12) hingga (6/1) seat (kursi) tak pernah kosong. Sebab, wisatawan memiliki minat tinggi untak datang ke Belitung. “Untuk harga tetap stabil mulai termurah Rp 327 ribu, hingga Rp 970 ribu,” jelasnya.

Meningkatnya, penumpang pesawat dari berbagai kota menuju ke Belitung membawa angin segar bagi kemajuan pariwisata di Negeri Laskar Pelangi. Bahkan, wisatawan lokal maupun asing dari tahun 2015 ke 2016 naik mencapai 50 persen.

Kata Pelaku Pariwisata Belitung Kusumah Kosasih, naiknya kunjungan wisatawan ke Belitung disebabkan beberapa hal yakni masyarakat yang mulai penasaran dengan keindahan Pantai di Kawasan Tanjung Kelayang, serta banyaknya even pada tahun 2016 dibanding tahun 2015.

“Data dari kami, kunjungan wisatawan naik hingga 50 persen pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Kusumah.

Namun, pria pengelolah Belitungisland.com, belum mengetahui jumlah detail berapa ratus ribu wisatawan yang datang ke Belitung.

Kusumah optimis di tahun 2017, bannyak wisatawan lokal maupun mancanegara berkunjung ke Belitung. Apalagi, diawal tahun 2017 Bandar Udara HAS Hanandjoeddin, menjadi internasional. Otomatis, maskapai akan bertambah.

“Saya berharap, di tahun 2017 banyak wisatawan berkunjung ke Belitung. Apalagi pulau ini, menjadi masuk 10 tujuan destinasi pariwisata Indonesia,” harap, Kusumah.

(kin)