Penyalahgunaan TM Dapat Perhatian Serius

by -

*Dindikbud Minta Pihak Sekolah Berikan Pemahaman Terhadap Muridnya

TANJUNGPANDAN-Maraknya kasus penyalahgunakan obat Tramadol (TM) di kalangan pelajar mendapat perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung. Apalagi setelah kasus itu mencuat pengedarnya ditangkap polisi beberapa waktu lalu

Sebagai tindaklanjutnya, Sekertaris Dindikbud Kabupaten Belitung Parianta meminta pihak sekolah dapat memberikan pemahaman terhadap murid-muridnya. Pemahaman terkait bahaya dari obat-obat seperti Tramadol ini, dapat melalui kepala sekolah, guru, guru BP maupun guru olahraga.

“Khususnya kepada guru olahraga yang bidangnya Penjaskes untuk memberikan pemahaman soal obat-obat yang tidak boleh dikonsumsi secara bebas,”ujarnya pada Belitong Ekspres Rabu (4/1).

Selain itu, orang tua juga harus peka dalam mengawasi jangan sampai anak mengkonsumsi obat yang membahayakan seperti itu. Salah satunya , dengan mengecek apa isi tas yang dibawa anaknya. Lantas, itu juga harus dikontrol jangan sampai lengah.

“Orang tua juga harus mengawasi anak-anak mereka apakah ada yang berbeda dari perilaku anaknya,”jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kepada aparat penegak hukum hal-hal semacam ini juga harus ditindaklanjuti secara tuntas . Agar, hal-hal semacam itu tidak kembali merusak generasi penerus bangsa kedepannya. Selain itu, diharapkan pihak BPOM untuk mengecek toko atau penjual obat tersebut.

“Kalau yang membelinya tidak ada resep dari dokter supaya jangan dikasih,”pinta Parianta.

Diberitakan sebelumnya, Leo (26) warga Dusun Pongok Bangka Selatan, terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, pria yang bekerja sebagai nelayan ini diduga menjadi pengedar obat-obatan terlarang di kalangan pelajar Belitung.

Pria asal Pulau Bangka ini diamankan Jajaran Satnarkoba Polres Belitung, di lokasi Jalan  Ahmad Dahlan RT 12 RW 05 Dusun Pak Mangga, Minggu (1/1) lalu. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 26 butir obat jenis tramadol (TM).

Kabag Ops Polres Belitung Kompol Siswo Dwi Nugroho membenarkan adanya penangkapan itu. Pelaku sudah ditetapkan tersangka oleh pihak ke polisian setalah dilakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Status Leo sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah diamankan di Mapolres Belitung, untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Kompol Siswo Dwi Nugroho, kepada Belitong Ekspres, di Polres Belitung, Selasa (3/1).

(mg1/kin)