Penyebaran Covid-19 di Belitung Melonjak, Sehari 9 Orang Positif

by -
Penyebaran Covid-19 di Belitung Melonjak, Sehari 9 Orang Positif
Bupati Belitung, Sahani Saleh.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Belitung melonjak tajam. Rabu (18/11) kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Belitung kembali mengumumkan 9 orang warga positif Covid-19.

Ke-9 orang itu merupakan klaster pasien 1767 dan pasien 1761. Yaitu pasien 1778 inisial YU perempuan (33), pasien 1779 inisial MK perempuan (66), pasien 1780 inisial KY perempuan (61), dan pasien 1782 inisial SM perempuan (31).

Kemudian pasien 1783 inisial ES perempuan (32), pasien 1784 inisial HV perempuan (59), pasien 1785 inisial AM perempuan (25), pasien 1786 inisial JS laki-laki (58) serta pasien 1787 inisial NU laki-laki (44).

“9 pasien itu status terkonfirmasi konfirmasi Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab PCR Laboratorium Biomedis RSUD dr H Marsidi Judono,” Bupati Belitung sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, H. Sahani Saleh, S.Sos dalam keterangan tertulisnya.

Bupati Belitung menjelaskan, pasien 1778 adalah perempuan berstatus ibu rumah tangga yang beralamat di Air Saga. Pasien ini merupakan istri dari pasien 1767 (AN/LK/37) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selanjutnya, pasien 1779 adalah orang tua dari pasien 1767, yang juga beralamat di Air Saga. Sedangkan pasien 1780 merupakan warga Air Merbau, yang merupakan mertua dari pasien 1767 tersebut.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, pasien 1782 adalah ASN di Puskesmas Perawas yang beralamat di Paal Satu. Pasien ini ialah teman satu ruang kerja dengan pasien 1761 (DA/P/56) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Seterusnya, pasien 1783 adalah perempuan berusia 32 tahun, karyawan swasta yang beralamat di Perawas. Pasien ini merupakan anak dari pasien 1761 (DA/P/56), dengan gejala batuk dan kondisi hamil.

Tak hanya itu, pasien 1761 juga menulari tetangganya. Yaitu pasien 1784 yang merupakan ASN di SDN 21 yang beralamat di Perawas. Pasien itu terkonfirmasi positif Covid-19, dengan gejala batuk dan sakit kepala.

“Selain itu, pasien 1785 adalah perempuan yang juga bekerja di Puskesmas Perawas yang beralamat di Perawas. Pasien adalah anak dari pasien 1761 (DA/P/56) yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan gejala batuk dan demam,” jelas Sanem sapaan karibnya.

Kata Sanem, pasien selanjutnya adalah pasien 1786. Dia laki-Laki berusia 58 tahun, ASN di Dinas Pertanian dan Kehutanan yang beralamat di Perawas. Pasien adalah suami dari pasien 1761 (DA/P/56) yang terkonfirmasi Covid-19.

Terakhir pasien 1787. Dia merupakan laki-laki berusia 44 tahun, seorang wiraswasta yang beralamat di Aik Merbau. Pasien adalah menantu dari Pasien 1761 (DA/P/56) yang terkonfirmasi Covid-19, dengan gejala batuk ringan. “Saat ini semua pasien akan diisolasi di Pusat Karantina SKB,” tukasnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini RSUD dr H Marsidi Judono sedang merawat 4 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala sedang. Sedangkan di Pusat Isolasi SKB sedang merawat sebanyak 16 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan kondisi stabil, dengan gejala ringan dan tanpa gejala.

“Sampai saat saat ini Satgas Percepatan Covid-19 Kabupaten Belitung sedang merawat dan mengisolasi total sebanyak 20 orang pasien terkonfirmasi Covid-19,” tandas Sanem. (dod)