Penyebaran Paham Radikal Via Medsos Mengancam

by -

*Masyarakat Diminta Waspadai

PANGKALPINANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kepulauan Bangka Belitung (Kesbangpol Babel), mengajak segenap pihak mewaspadai penyebaran paham radikal via media sosial (medsos). Pasalnya, medsos kerap dijadikan media penyebaran paham radikal oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Penyaringnya adalah Undang-undang ITE, yang terdapat larangan kepada pengguna media sosial untuk tidak menyampaikan informasi yang sifatnya bertentangan dengan ideologi Pancasila,” ujar Kabid Kewaspadaan Nasional, Badan Kesbangpol Babel, Riswardi, kepada wartawan, Jumat (20/5).

Sebagai contoh paham radikal, ungkapnya, mencuatnya isu kebangkitan paham kiri radikal Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mengancam keamanan NKRI.

“Paham radikal ini, pernah terjadi upaya penyebarannya berupa pamflet atau stiker di beberapa sarana umum di provinsi tetangga,” bebernya.

Oleh karena itu, lanjut Riswandi, dengan munculnya kembali paham PKI, pihaknya bersama Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) berupaya untuk mendeteksi dini dan pencegahan masuknya penyebaran paham radikal tersebut.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, karena keterbatasan mobilisasi aparat kita di lapangan. Bantuan dari masyarakat secara luas, sangat kami harapkan dalam mewaspadai munculnya paham PKI,” harapnya.

Riswardi menegaskan bahwa khususnya untuk wilayah Babel, Kesbangpol dan pihak terkait lainnya belum menemukan upaya penyebaran paham PKI.

“Jajaran intelijen sampai saat ini, belum pernah menerima laporan adanya upaya penyebaran paham PKI di wilayah Babel. Kita ketahui bahwa salah satu tokoh PKI adalah berasal dari Belitung. Kesbangpol bersama aparat dan tokoh masyarakat Belitung, terus melakukan koordinasi pemantauan paham radikal ini. Dari laporan yang kita terima sampai saat ini belum ada terkait hal itu,” terangnya.

Riswandi juga berharap peran serta masyarakat agar melaporkan setiap gelagat serta indikasi keberadaan paham radikal di lingkungannya. “Apapun bentuk potensi munculnya paham PKI yang beredar di masyarakat, segera laporkan” imbaunya. (fiz)