Perbaiki Siro, Jasa Ditemukan Tewas Tenggelam di Perairan Selat Nasik

by -
Perbaiki Siro, Jasa Ditemukan Tewas Tenggelam di Perairan Selat Nasik
Masyarakat dan aparat kepolisian usaoi melakukan pencarian terhadap korban, Senin (17/4). Foto ist

belitongekspres.co.id, SELAT NASIK – Pamit kepada sang istri untuk memperbaiki perangkap ikan (Siro) yang rusak, seorang pria bernama Jasa (41) warga Petaling, ditemukan tewas tenggelam di Perairan Selat Nasik, Senin (27/4) pagi.

Penemuan mayat ini pertama kali lihat oleh salah satu saksi Remadin (44) warga sekitar dan teman korban. Setelah itu dia mengabari warga. Dan langsung menginformasikan peristiwa tersebut ke Polsek Selat Nasik.

Kapolsek Selat Nasik Ipda Guntur Napitupulu kepada Belitong Ekspres mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat jajarannya langsung mendatangi lokasi. Setelah itu langsung melakukan olah TKP.

Dijelaskan Guntur, sebelum korban ditemukan meninggal dunia dia sempat pamit kepada sang istri untuk pergi melaut. Yakni memperbaiki perangkap ikan miliknya yang rusak pada hari Minggu (26/4).

Namun pada sore hari pada waktu menjelang buka puasa, korban belum pulang. Sang istri yang merasa cemas, lalu meminta bantuan kepada saksi Remadin, untuk mencari Jasa untuk menyuruh pulang.

Hingga malam hari, korban pun belum juga ditemukan. Hingga akhirnya saksi pulang dan memberitahu kepada istrinya yang bernama Yuyun, bahwa korban tidak ditemukan serta tak berada di lokasi.

“Pada pukul 06.00 WIB, warga bersama keluarga melakukan pencarian. Dan korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di lokasi tak jauh dari tempat memperbaiki siro,” kata Ipda Guntur.

Setelah ditemukan dalam kondisi meninggal, pihak kepolisian langsung melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan istri. Dari keterangan pihak keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit yang dideritanya.

Dari hasil analisa pihak kepolisian, diduga korban tenggelam saat memperbaiki perangkap ikan. Sebab, Minggu kemarin sekitar pukul 06.00 WIB hingga Pukul 13.00 WIB, Selat Nasik diguyur hujan sangat lebat.

“Prediksi, korban meninggal dunia Minggu kemarin. Saat memperbaiki perangkap ikan. Setelah peristiwa ini kami menghimbau kepada masyarakat khususnya nelayan, agar tidak melaut dalam kondisi hujan deras. Sehingga peristiwa ini tidak kembali terjadi,” pungkasnya. (kin)

Editor: Yudiansyah