Perhotelan Sambut Antusias GMT

by -

*Momen Gaet Turis Maksimal, Promosi Harus Lebih Gencar

TANJUNGPANDAN-Fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan melintas di Pulau Belitung, 9 Meret 2016 mendatang, disambut positif oleh kalangan perhotelan di Belitung.Dan momen ini tak akan dilewatkan para pelaku hotel untuk menerima tamu sebanyak-banyaknya.

“Tentu momen Gerhana Matahari Total harus kita maksimalkan baik pemerintah maupun stakeholder (pemangku kepentingan,Red). Karena fenomena ini sangat jarang terjadi dan Belitung salah satu tempat yang dilewati oleh (GMT). Jadi, harus kita maksimalkan mulai dari sekarang, sehingga begitu hari puncak segala kegiatan sudah berjalan dengan lancar,”  ujar Hendrawan, Sales Marketing Manager Hotel Bahamas Belitung.

Menurut Hendrawan, fenomena GMT merupakan momen bagus untuk mempromosikan Belitung. Sebab, tidak semua daerah bisa menikmati momen yang hanya terjadi dalam puluhan tahun sekali saja. “Untuk itu, kita harus bersama-sama untuk memanfaatkan serta memaksimalkan momen (GMT) untuk mengagaet wisatawan baik domestik maupun mancanegara,’’ papar Hendrawan.

Terpisah, Manager Gren Orion, Hasmidon kepada BE menyatakan, momen GMT ini sangat bagus sekali. “Tentu kita harus jauh-jauh hari sudah mempersiapkan untuk menyabut GMT. Dan sejumlah kamar sudah banyak di boking dari para wisatawan asing untuk melihat fenomene (GMT) yang hanya terjadi beberapa puluh tahun sekali,’’ ungkap.

Menurut dia, tentu bukan dari stake holder atau pelaku wisata yang harus aktif untuk mempromosikan destinasi wisata Belitung. Tapi, pemerintah juga harus  diminta aktif dalam memperkenalkan Belitung. Bukan sekadar bicara GMT, lebih dari itu kesenian dan adat budaya Belitung perlu diangkat.

Manager BW Suite Anas Sudarto menjelaskan,  fenomena langka ini harus benar-benar digarap secara maksimal baik dari pemerintah hingga para pelaku wisata untuk memperkenalkan Belitung secara luas. Apalagi, jelas-jelas Belitung berupakan salah satu Destinasi Wisata Nasional.

”Untuk acara GMT, hotel sudah penuh diboking kebanyakan turis mancanegara dari Jerman. Mereka mencari tempat yang dataran tinggi. Dan BW Suite merupakan salah satu bangunan tinggi sehingga para wisatawan memanfaatkan untuk melihat (GMT) nantinya,’’ ungkapnya.

Anas berharap fenomena langka ini harus dimaksimalkan untuk memperkenalkan lebih jauh pada wisatawan sehingga mereka mau kembali lagi.(mg1)