Peringatan Sumpah Pemuda Sedot Rp 1,4 M

by -

//Gubernur Minta Jangan Berburuk Sangka
PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan  Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi tidak mempersoalkan dana kegiatan sebesar Rp 1.4 miliar yang diterima Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dari kocek anggaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Babel. Menurut Rustam, siapa pun berhak mendapat bantuan dana, asal sesuai mekanisme serta dapat dipertanggung jawabkan.
“Rp 1.4 miliar dari Dispora saya tahu, itukan ada laporan kegiatan. Kan masih menunggu, nanti pasti ada. Lagian ada tim pemeriksa seperti Inspektorat, BPKP, BPK, baru kita bisa melihat apakah dana itu efektif atau sesuai,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (28/10).
Ia juga meminta agar semua pihak tidak berprasangka buruk dengan  bantuan tersebut. “Sah-sah saja, kalian juga wartawan bisa minta kalau kegiatan jelas. Nanti tinggal apakah benar penggunaannya, jangan suudzhon dulu, repot negeri ini kalau kita suudzhon.
Pemerintah itu kan membantu siapa saja yang pantas kita bantu. Dana Pemerintah bukan dana Rustam Effendi, siapa saja bisa dibantu. Nanti baru lihat sesuai tidak yang kita berikan ini. Kalau tidak sesuai tanyakan  kemana barang ini,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Babel Bambang Pati Jaya membenarkan pihaknya menerima bantuan dari Dispora. Pasalnya, KNPI telah bekerja sama dengan instansi terkait tersebut dalam memperingati agenda bersejarah bangsa.
“Ini anggaran memang dari dispora karena dalam hal ini acara sumpah pemuda, Dispora bekerja sama dengan  KNPI sebagai operator di lapangan, karena hal ini menyangkut hal teknis penganggaran itu kita enjoy saja. Karena inilah kali pertama kegiatan  KNPI Babel bekerjasama dengan Pemda, yakinnya.
Kerjasama yang terbangun, lanjut Bambang telah terbukti dengan  suksesnya rangkaian kegiatan HPN tahun ini.
“Running kegiatan kita sangat banyak, kawan bisa lihat banyak sekali pesertanya,” jelasnya. (fiz)