Pertumbuhan Ekonomi Terus Menurun

by -

BERDASARKAN data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung pada triwulan pertama tahun 2015 ini, pertumbuhan ekonomi Babel, melambat dibanding triwulan pertama tahun 2014 kemarin.
Menurut Kepala BPS Babel, Herum Fajarwati, melambatnya perekonomian Babel ini, diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga  berlaku (ADHB) mencapai Rp 14.722 miliar dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010, besarnya mencapai Rp 11.201 miliar. “Pertumbuhan ekonomi Babel di triwulan pertama 2015 ini hanya 4,10%, melambat dibandingkan triwulan pertama tahun 2014 yang tumbuh 4,35%,”ujarnya Selasa (6/5) kemarin.
Dari sisi produksi, menurut Herum, kondisi pertambangan yang kembali terpukul akibat harga jual logam timah yang rendah dan lapangan usaha pertanian yang biasanya menjadi penyeimbang perekonomian, kondisinya pun tidak jauh berbeda, karena harga jual hasil pertanian (CPO) dan karet mengalami penurunan, berdampak pada melemahnya seluruh lapangan usaha. “Dan dari sisi pengeluaran, kondisi ekonomi global yang melemah ini karena lesunya pertimahan di Babel serta menurunnya harga komoditi, baik timah atau karet, serta dampak dari kenaikan bbm dan tarif dasar listrik sebelumnya,”terang Herum.
Sedangkan untuk total PDRB ADHB pulau Sumatera di triwulan I-2015 ini lanjut dia, mencapai Rp 627.395 miliar (22,56%) dari total PDRB 33 Provinsi di Indonesia. Untuk PDRB ADHK pulau Sumatera, mencapai Rp 476.994 miliar dengan pertumbuhan sebesar 0,03% dan 3,53% (y-on-y). “PDRB Babel memberikan kontribusi sebesar 2,35% terhadap PDRB pulau sumatera, dan 0,53% terhadap total PDRB 33 provinsi di Indonesia,”pungkasnya. (eza)