Pesta Miras, 5 Remaja Diringkus Polisi

by -

*2 Orang Pelajar SMP, 2 Orang Masih SMA, 1 Orang Putus Sekolah

foto HL.polisi saat mengamankan arak

foto.Polisi amankan 3 Jerigen minuman arak hasil operasi Cipkon.

TANJUNGPANDAN-Lima orang remaja, empat di antaranya masih di bawah umur diamankan jajaran Polres Belitung lantaran tertangkap saat pesta minuman keras (miras). Mereka diamankan saat Polisi melaksanakan Cipta Kondisi di Jalan Pagar Alam, Kelurahan Air Saga, Sabtu (26/3) akhir pekan lalu.
Mereka yang diamankan masing-masing berinisial DM (16), Er (16), SP (15) dan FJ (15), serta pria bernama Rizal (18), semuanya merupakan warga Jalan Telexa Air Ketekok, Tanjungpandan. Mirisnya , dua orang masih duduk dibangku SMP dan dua orang masih pelajar SMA dan satu orang lagi putus sekolah.
Selain mengamankan kelima pemuda, polisi juga menyergap toko penjual arak di Kawasan Air Raya. Dari hasil sergapan, polisi mengamankan tiga jerigen besar arak, yang siap di edarkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Saat itu, jajaran kepolisian yang dipimpin Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar mengelilingi Tanjungpandan. Setiba di lokasi, sejumlah polisi melihat adanya pemuda bergerombolan.
Saat digeledah, para remaja ini terdapatan mengkonsumsi arak, dan obat batuk jenis sachet. Mengetahui hal itu, seluruh pemuda tersebut digelandang ke Mapolres Belitung untuk didata dan dilakukan pembinaan.
Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, kegiatan ini merupakan cipta kondisi rutin yang diperintahkan Kapolres Belitung. Target razia ini miras.
“Lima pemuda berhasil kita amankan. Dua di antaranya merupakan pelajar salah satu SMP di Tanjungpandan, dan dua di antaranya merupakan pelajar SMA di Tanjungpandan. Sedangkan satunya lagi merupakan pemuda putus sekolah,” ujar Kabag Ops Polres Belitung.
Selain mengamankan, kelima pemuda, pihaknya juga menyita tiga jerigen berisikan arak dari pedagang di Air Raya. Dijelaskan Kabag Ops awalnya dia mendapat informasi dari masyarakat yang resah dengan adanya penjualan minuman haram itu.
“Setelah mendapat informasi, lalu kita telusuri. Dan hasilnya, kita mendapati penjual mendagangkan minuman keras tersebut. Dan infonya, mayoritas yang membeli di toko itu mayoritas adalah para pelajar,” ujar Kabag Ops.
Mengenai hukuman yang dikenakan kepada para pelajar dan penjual, polisi hanya memberi peringatan dan teguran serta surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut. Sebab, saat ini mereka yang ditangkap adalah muka-muka baru.
Kabag Ops meminta kepada para orang tua agar mengawasi benar anaknya, khususnya yang sudah menginjak remaja. Sebab, kalau tidak mereka akan terjerumus seperti minum minuman keras serta narkoba.
“Untuk barang bukti yang kita amankan, yakni berupa tiga jerigen arak, satu botol bir, tiga kampil arak serta sembilan obat batuk jenis sachet,”pungkasnya. (kin)