Petani Danau Nujau Terima Bantuan

by -2 views

 GANTUNG – Salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan nawa cita Presiden RI, Joko Widodo bidang ketahanan pangan, dilakukan dengan penyediaan alat-alat pertanian. Upaya tersebut juga diarahkan pada intensifikasi pertanian, khususnya menuju swasembada pangan yang ditargetkan.
“Pemerintah sedang gencar-gencarnya membantu petani untuk membantu petani mencapai swasembada beras,” kata PPL Danau Nujau Desa Selinsing, Andri T Praja kepada harian ini, Rabu (17/6) kemarin.
Andri menyebut, baru-baru ini, petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (gapoktan) Mufakat Danau Nujau, menerima bantuan Combine Harvester sebanyak 2 unit. Alat perontok padi tersebut, bekerja lebih efektif dan menghemat waktu dan biaya panen.
“Namanya Combine Harvester (untuk panen-red). Alat ini, begitu panen tidak perlu mesin perontok dan langsung masuk karung. Sehingga lebih efisien untuk memanen padi,” sebut Andri.
Ia menjelaskan, sistem panen selama ini, menerapkan bagi hasil. Sehingga pendapatan petani agak berkurang karena harus berbagi dengan pemanen.
“Selama ini, sistem yang digunakan adalah lima banding satu. Artinya, setiap panen 5 karung, 1 karung menjadi hak pemanen. Bayangkan kalau panen 7 ton perhektar dengan rata-rata berat 1 karung 50 kilo, berapa hasil yang didapat pemanen,” jelas Andri.
Meski demikian, Andri mengakui ada kelemahan penggunaan alat Combine Harvester. Diantaranya, hanya dapat digunakan pada lahan yang telah bersih dari tunggul, lahan kering dan permukaan rata.
“Mesin ini tidak bisa semua lahan di Nujau. Tidak bisa digunakan pada lahan basah. Pengoperasiannya juga harus dua orang, satu orang sebagai operator dan satu orang sebagai kontrol hasil panen,” bebernya.
Menurut Andri, selain alat pertanian, petani juga mendapatkan dana optimalisasi sebesar Rp. 1,2 juta perhektar. Sampai saat ini, terdapat 13 kelompok tani dengan total luas lahan 427,25 hektar.

“Petani juga dapat 2 unit pompa air, hand traktor 5 unit. Dana optimalisasi sudah cair satu tahap dan besok (hari ini, red) cair lagi satu tahap,” tandasnya. (feb)