Petugas Avsec Bandara H. AS Hanandjoeddin Positif Covid-19, Penerbangan Normal!

by -
Penerbangan ke Belitung Melonjak
Executive General Manager (EGM) PT. Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara HAS Hanandjoedin, Untung Basuki.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Meski dua orang petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin Belitung positif terpapar Covid-19, namun penerbangan normal dan sama sekali tidak mempengaruhi aktivitas di bandara.

Hanya saja, sesuai dengan kondisi pendemi, pihak bandara tetap melakukan pengawasan ketat. Setiap orang yang masuk ke area bandara dilakukan cek suhu tubuh. Dan penumpang yang hendak naik pesawat, diperiksa surat hasil rapid test.

Executive General Manager PT. Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara H. AS Hanandjoedin, Untung Basuki menyatakan, kedua orang Avsec saat ini masih menjalani perawatan, pasca diumumkan terindikasi Covid-19. Rencananya Senin besok (hari ini,red) seluruh jajaran Bandara H. AS Hanandjoeddin akan melakukan rapid test. “Kemarin sudah ada beberapa orang yang ada kaitannya dengan mereka dilakukan tes. Hasilnya non reaktif,” kata Untung Basuki kepada Belitong Ekspres, Minggu (23/8).

Ditegaskan kembali, meski dua orang Avsec terkena Covid-19, itu tidak mempengaruhi aktivitas penerbangan di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin. Kegiatan penerbangan tetap berjalan seperti biasa.

“Untuk penerbangan masih seperti biasa. Ada enam maskapai setiap hari. Yakni Citilink, Nam Air, Sriwijaya, Lion Air, Garuda dan Wings Air. Tujuan Tanjungpandan, Jakarta dan Pangkalpinang,” jelasnya.

“Bahkan kita tetap menerapkan protokol kesehatan. Setiap penumpang yang masuk ke bandara dilakukan pemeriksaan. Seperti suhu tubuh dan hasil rapid test, bebas dari Covid-19,” pungkas Untung.

Untuk diketahui, dua petugas Avsec Bandara HAS Hanandjoeddin Belitung berinisial PAS (24) dan HR (33) terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19. “Berdasarkan pemeriksaan usap PCR di Laboratorium Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 22 Agustus 2020, dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung, Sahani Saleh, kemarin, Minggu.

Menurut dia, PAS dan HR adalah dua orang laki-laki berprofesi sebagai Aviation Security (Avsec) atau yang bertugas menjaga dan menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jasa penerbangan di Bandara H AS Hanandjoedin, Belitung. “Mereka juga tinggal di tempat kos yang sama yakni di Kelurahan Lesung Batang,” katanya.

Bupati Belitung yang karib disapa Sanem menjelaskan, pada 19 Agustus 2020 terhadap kedua petugas itu telah dilakukan pengambilan sampel swab pertama dan selanjutnya dilakukan pengambilan sampel swab kedua pada 20 Agustus 2020.

Setelah itu, lanjut Sanem dilakukan pemeriksaan sampel swab PCR di Laboratorium Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 22 Agustus dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. “Pada saat ini kedua pasien tersebut sudah menjalani karantina di SKB Belitung,” ujarnya. Dengan demikian, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu mencapai 26 orang dan 22 orang telah dinyatakan sembuh.

Sementara itu, Kepala Kantor Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19, Mikron Antariksa membenarkan penambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belitung dan keduanya petugas Avsec bandara.

“Kedua pasien ini laki-laki. Berdasarkan riwayat, keduanya terpapar saat bertugas di pintu kedatangan Bandara HAS Hanandjoedin. Dari hasil tes swab PCR pada 22 Agustus 2020, keduanya dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. Saat ini sudah diisolasi dan menjalani penanganan di UPT SKB Belitung,” jelasnya, tadi malam.

Dengan penambahan ini, lanjut Mikron, maka kumulatif kasus positif di Babel per 23 Agustus 2020 berjumlah 228 orang, dalam isolasi atau perawatan sebanyak 25 orang dan dinyatakan selesai isolasi atau sembuh sebanyak 201 orang. “Sebaran kasus yakni, Pangkalpinang 71 kasus, Bangka 69 kasus, Bangka Tengah 17 kasus, Bangka Barat 22 kasus, Bangka Selatan 9 kasus, Belitung 28 kasus dan Belitung Timur 12 kasus,” paparnya.

Dengan demikian, kata Mikron, saat ini persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 di Babel mengalami penurunan yakni di angka 88,16 persen.

“Kondisi ini bagaimana pun harus menjadi perhatian kita untuk tetap meningkatkan kewaspadaan khususnya terkait beberapa kasus Covid-19 belakangan yang menunjukkan fakta terpaparnya pelaku perjalanan dari luar terutama dari daerah terjangkit apalagi episentrum Covid-19,” ucapnya.
Sepatutnya, menurur Mikron, hal ini menjadi warning bagi semua tak terkecuali bagi Pemerintah Kabupaten/Kota untuk lebih responsif dan proaktif dalam

melakukan pengendalian kasus terutama screening atau deteksi dini terhadap penyebaran Covid-19, seiring dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) menuju tatanan masyarakat produktif dan aman.

Tim GTPP Covid-19 Lakukan Tracing

Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Belitung langsung melakukan tracing terhadap kontak erat dua petugas Avsec di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin,Tanjungpandan, yang terpapar Corona.

Petugas langsung bertemu pemilik kos yang beralamat di Kelurahan Lesung Batang, tempat tinggal kedua pasien tersebut. “Sore ini ketemu pemilik kos-nya, dan ya tidak ada orang yang kontak di situ, berarti di bandara kontaknya,” kata Kepala Bidang P2P Dinkes Belitung, Joko Sarjono saat dihubungi Belitong Ekspres, Minggu (23/8).

Joko menyebutkan, dua pasien positif Covid-19 itu bukan warga asli Kabupaten Belitung. “Kalau menilik alamatnya di kos-kos an, sepertinya dari luar Belitung,” terangnya.

Kemudian tambah Joko, untuk proses tracing di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin, Tanjungpandan akan dilakukan hari ini, Senin ( 24/08). Saat ini kata dia sedang dikomunikasikan dengan pihak Bandara. “Tracing-nya Senin di bandara,” ujarnya. (kin/jua/ant/dod)