PHRI Babel Protes

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Soal Larangan Rapat di Hotel

PANGKALPINANG –  Para pelaku usaha perhotelan dan restouran di Bangka Belitung (Babel) yang tergabung dalam Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Babel menggelar pertemuan di Puncak Hotel, (11/2) kemarin.
Berkumpulnya pada pengusaha tersebut guna membahas terkait adanya perintah dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi yang melarang bagi instansi pemerintah menggelar rapat di hotel.
Rachmad Suyatno, Sekretaris BPD PHRI Babel kepada wartawan mengungkapkan kekecewaan atas keputusan yang dilakukan menteri. Untuk itu pihaknya akan menggelar audiensi dengan DPRD Babel guna menyampaikan aspirasi mereka pada 20 Februari mendatang.
“Kita memprotes aturan pemerintah yang melarang pegawai negeri sipil menggelar rapat di hotel. Kebijakan itu membuat pendapatan hotel turun drastis,” ujar Suyatno.
Saat pertemuan dengan anggota dewan nantinya, dikatakan Suyatno pihaknya telah menyiapkan beberapa poin sebagai bahan aduan pihaknya selaku pengusaha. Ia mencontohkan, dengan adanya aturan tersebut, mereka merasa rugi dengan kehilangan hampir 40 persen omset pendapatannya.
“Hal ini terjadi dikarenakan instansi pemerintah membatalkan pemesanan ruang rapat di hotel, penurunan pendapatannya ini dialami oleh hotel yang memiliki fasilitas ruang rapat. Penurunan omset mengakibatkan pengurangan karyawan hotel dan relasi relasi bisnis ke masyarakat pun akan di kurangi,” tuturnya.
“Semoga dengan adanya pertemuan ini adanya kebijakan dari pemerintah yang akan memberikan harapan baru khusus pelaku hotel dn masyarakat umumnya,” harapnya.
Suyatno mengatakan pihaknya sangat berharap atas peran anggota DPRD dalam memperjuangkan keluhan pihaknya ke pemerintah pusat. “Semoga audiensi nantinya dapat memberikan hasil yang pisotif,” tandasnya. (zul)

Baca Juga:  Usulan Komisaris PT Timah Sudah Dapat Lampu Hijau

Rate this article!
PHRI Babel Protes,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: