PHRI Kukuhkan Asosiasi Chef Belitung-ACB

by -

*ACB ingin berkontribusi lewat masakan
TANJUNGPANDAN-Para chef atau juru masak di Kabupaten Belitung berkumpul membentuk perkumpulan yang dinimai Asosiasi Chef Belitung (ACB). Dan, yang dipilih sebagai Ketua adalah Isnen. Pengukuhan pengurus dilakukan Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Belitung Jovita di Grand Orion Hotel, Senin (25/1), kemarin.

Organisasi ini terbentuk atas keprihatinan sedikitnya sumber daya manusia (SDM) lokal yang minat kerja di bidang tata boga. Padahal, jumlah hotel terus bertambah jumlahnya. Di sisi lain, masyarakat Belitong sebenarnya mampu untuk menjadi juru masak. “Kami ingin memberikan kontribusi. Dengan kekurangan SDM di bidang tataboga, kami siap membantu,” kata Isnen.

Organisasi ini kelak akan bergerak menelurkan SDM lokal untuk memanfaatkan peluang di bidang tata boga. Menurut Isnen, peluang kerja menjadi jurus masak sangat terbuka. Rata-rata orang Belitung pintar masak. Tapi, yang ia temui belum berani tampil. Selain itu, banyak ia temui masakan Belitong yang bisa dijual di level internasional.

Ke depan, beberapa program kerja ACB yaitu sosialisasi dunia dapur kepada pelajar tingkat SMA/SMK. Misalnya, mengadakan lomba masak dan workshop jenis makanan Belitung. Dengan adanya ACB, diharapkan mereka yang memiliki bakat tata boga bisa tersalurkan.

Isnen menjelaskan tidak mudah untuk membentuk organisasi ini. Dengan kesibukan, para pengurus ACB berpacu dengan waktu untuk menggerakan organisasi ini. Ide membentuk organisasi sebenarnya muncul sejak tahun 2013. Ia bersyukur wadah para chef akhirnya terwujud tahun 2016.

Sementara  Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung Rohili mengatakan, keberadaan chef ini penting dalam dunia pariwisata. Ketika wisatawan ke Belitong mereka akan mencari masakan khas Belitung.

Keberadaan chef atau juru masak juga bisa dirasakan diberbagai kegiatan. Logika di dalam upacara pernikahan Belitong ada tiga unsur pokok tidak boleh tidak ada. Penghulu gawai, mak inang, dan mak panggong. Rohili berharap organisasi ini bisa menjadi wadah untuk mempromosikan masakan Belitong. Ia juga berharap nanti akan bermunculan chef dari Belitong.

Ketua PHRI Kabupaten Belitung Jovita mengatakan keberadaan chef sangat dibutuhkan di Belitung. Ia berharap ACB ini berkontribusi untuk Belitong. “Saya orang Belitung kalau jalan malam keluar cari kuliner cuma gitu-gitu aja. Coba dibuat lagi sebuah jajanan yang baru yang lebih memberikan nuansa variasi kuliner,” kata dia.

Nampak hadir pula sejumlah praktisi dan akademisi perhotelan Belitung di antaranya GM Lor In Hotel Suyanto Hadinoto, GM Belitong Inn Oding, Dirketur Rumah Bahasa Hendro dan Direktur Poltek Darma Ganesha Ir Yudhi Darma. (ade)