Pick up Tabrak Avanza, 1 Korban Tewas

by -

*Diduga Mobil Pick Up Oleng akibat Ban Pecah

BADAU- Diduga oleng lantaran ban belakang bocor, Pick up BN 9618 LQ yang dikemudikan H Tugirin (60) warga Pegantungan, menabrak Avanza  BN 2109 FA. Mobil Avanza yang diketahui dikendarai Salman Al Farizi (26), warga Dusun Trans Merateh Gantong, membawa rombongan wisatawan asal Bogor.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Tanjungpandan-Manggar, jalur tengah di wilayah Dusun Kelekak Datuk Desa Badau, Selasa (23/6) kemarin. Akibat kejadian ini, salah satu penumpang pick up yang diketahui bernama Saimun (55) warga Sido Mulyo Pertanahan Kebumen Jawa Tengah, tewas di tempat.

Selain korban tewas, beberapa orang penumpang pick up yakni H Tugirin (60), Dodi Karya (masih belum diketahui identitasnya) mengalami luka sangat parah. Sementara itu, penumpang Avanza yakni Salman Alfarizi (26)  Vivi Novianti (40), Alexander (11), Jhon Andromedo, (39), Vega Qudre (16), Antonius (11) warga Bogor juga mengalami luka serius, sementara Aldri (16) masih terbilang selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu rombongan asal Bogor ini dari Tanjungpandan hendak menuju Beltim. Setiba di lokasi, datang pick up dari arah berlawanan (Beltim menuju Tanjungpandan) dalam kondisi oleng.

Akibat oleng tersebut, pick up yang dikemudikan H Tugirin keluar dari jalur. Hingga akhirnya pick up tersebut langsung menabrak Avanza yang pada saat itu, diduga berkecepatan relatif  tinggi. Akibat kecelakaan tersebut, kondisi kedua mobil mengalami rusak parah.

Kapolsek Badau AKP Teguh Setiawan membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan ini. Ketika ditanyai mengenai adanya dugaan, sopir pick up dalam kondisi mabuk, Kapolsek menjelaskan, semua belum bisa dipastikan.

“Yang jelas, dugaan sementara mobil dalam kondisi oleng. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan ini. Saat ini, korban sudah dibawa ke RSUD Tanjungpandan untuk mendapat perawatan,” ujar Kapolsek Badau kepada Belitong Ekspres, kemarin.
Sementara itu, Aldri korban yang selamat mengatakan, pada saat kecelakaan dirinya mengaku terkejut saat pick up tersebut menabrak mobil Avanza. “Mobil itu datang dari arah berlawanan, secara tiba-tiba pick up itu menabrak mobil ini,” katanya.

“Setelah terjadi kecelakaan, saya berusaha untuk menyelamatkan diri. Namun, orang tua dan adik kami mengalami luka yang sangat parah. Bahkan, tangan mama mengalami patah,”sambungnya. (kin)