Pilkades Beltim Tetap Tanggal 16 Juli, Protokol Kesehatan Tunggu Kajian

by -
Pilkades Beltim Tetap Tanggal 16 Juli, Protokol Kesehatan Tunggu Kajian
Sekda Kabupaten Beltim, Ikhwan Fahrozi.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim, Ikhwan Fahrozi menyebut pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Beltim kemungkinan tetap sesuai jadwal yakni tanggal 16 Juli 2020. Meski demikian, kepastian pelaksanaan masih menunggu kajian dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang diharapkan selesai dalam pekan ini.

“Sementara ini dalam rangka melihat kesiapan mereka untuk melaksanakan Pilkades. Didalam agenda Pilkades disiapkan 16 Juli 2020. Disini kita harus sejalan, artinya kesiapan Pilkades harus mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Ikhwan seusai mengunjungi Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Senin (22/6) kemarin.

“Tadi saya minta kajian dari mereka (Dinas) agar mereka sampaikan ke gugus tugas dan kajian dari beberapa satuan tugas yang lainnya akan kita satukan dalam rangka menetapkan new normal,” imbuhnya.

Menurut Ikhwan, kajian yang paling penting adalah Dinas Kesehatan. Sebab mereka paling mengetahui teknis protokol kesehatan terutama di TPS pada saat warga memberikan hak pilih. “Kalau melihat aspek epidemilogis tentunya dari Dinas kesehatan, kuncinya di situ. Kondisi kita zona hijau boleh dikatakan zona aman, artinya Insya Allah tanggal 16 Juli bisa kita laksanakan Pilkades,” jelas Ikhwan.

Ikhwan juga menyatakan salah satu Desa yang melaksanakan Pilkades akan mengulangi tahapan penjaringan calon Kepala Desa karena musibah meninggalnya salah seorang calon. Hal ini dikarenakan calon Kepala Desa hanya dua orang, praktis hanya menyisakan satu orang sebagai calon.

“Dengan terjadinya musibah yang menimpa salah satu desa yaitu Cendil dengan meninggalnya calon Kades, mereka akan melaksanakan pengumuman kembali, sesuai Perda Perbup untuk penjaringan Kades. Karena Cendil hanya 2 calon, satu meninggal jadi tinggal 1 calon,” ujar Ikhwan.

Ia menambahkan, kajian panitia Pilkades Kabupaten harus segera disampaikan ke Gugus Tugas Covid Kabupaten pekan ini. Dilanjutkan dengan paparan sebagaimana petunjuk new normal yakni pelaksanaan kegiatan terlebih dahulu dibahas dalam pertemuan pentahelik secara lengkap di Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten.

Sementara itu, Kepala DSPMD Kabupaten Beltim Ida Lismawati menyatakan pihaknya mempunyai pekerjaan tambahan terkait Pilkades yakni memotivasi kepanitiaan di tingkat Desa. Sebab, sejatinya pelaksanaan Pilkades sudah mundur beberapa bulan dari jadwal semestinya.

“Jadi kami pada tahap awal untuk membangkitkan semangat kawan-kawan yang di desa. Kalau Pilkada memang belum berlangsung jadi animo masyarakat ketika mundur (pelaksanaan) tidak begitu terdampak. Tetapi (Pilkades) di desa sudah dalam proses bahkan kita sudah melewati masa hari H. Itulah yang membuat semangat mereka terkikis dan berkurang,” jelas Ida.

Ida menambahkan, Panitia Pilkades juga harus memastikan protokol kesehatan berjalan sesuai prosedur guna meminimalisir atau menghindari kemungkinan penularan Covid-19.

“Nantinya kita patuh pada protokol kesehatan covid dengan mekanisme yang juga berbeda dengan pemilihan kades sebelumnya. Kami segera menyiapkan paparan setelah dokumen selesai. Artinya seluruh TPS siap dengan protokol kesehatan hingga kesiapan posko bisa mendukung Desa,” harapnya. (dod)

Editor: Yudiansyah