Pimpinan OPD Pemkab Beltim Kosong Segera Diisi

by -
Pimpinan OPD Pemkab Beltim Kosong Segera Diisi
Bupati Beltim Yuslih Ihza

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Bupati Beltim Yuslih Ihza memastikan pimpinan OPD yang kosong akan segera diisi, baik melalui mekanisme job fit maupun seleksi (lelang jabatan). Yuslih yang dikabarkan akan maju kembali pada Pilkada 2020, menyatakan pengisian jabatan kosong masih memungkinkan terlaksana sesuai ketentuan perundang-undangan.

“OPD yang kosong segera, kalau tidak salah masih bisa satu kali lagi menjelang akhir. Karena ada ketentuan 6 bulan sebelum tahapan pencalonan. Kalau tidak salah tanggal belasan di bulan Juli, jadi mungkin memang masih harus kita lakukan (pelantikan pejabat),” ungkap Yuslih seusai apel hari pertama masuk kerja awal tahun 2020, Kamis (2/1) kemarin.

Yuslih menyatakan, proses seleksi jabatan tinggi pratama akan diserahkan pada mekanisme yang ada. Dirinya tidak akan campur tangan untuk menentukan posisi atau siapa yang akan ditempatkan dalam satu jabatan.

“Terus terang saya tidak akan mencampuri urusan itu, saya konsekuen karena tidak mau terjadi masalah di belakang hari. Jadi silahkan kalau mereka mau mengikuti itu (seleksi) sesuai dari KASN,” ujar Yuslih.

Meski demikian, Yuslih yang selama ini selalu memilih calon Jabatan Tinggi Pratama (JPT) berdasarkan nomor urut hasil seleksi akan mempertimbangkan nama-nama lain yang juga memenuhi kualifikasi. Sehingga, peserta seleksi nomor urut pertama tidak lagi otomatis ditunjuk sebagai pimpinan OPD.

“Menurut aturan tidak harus nomor satu. Tapi kadang-kadang menjadi pertanyaan masyarakat jika harus pilih nomor dua atau tiga. Selama ini saya tetap konsekuen dengan aturan, yang nomor satu ya nomor satulah yang terbaik. Walau sebenarnya nomor dua atau tiga tidak ada istilah rangking sama saja,” jelas Yuslih.

“Saya sudah melihat Tanjungpandan, pak Sanem (Bupati Belitung) tidak pilih nomor satu dan itu tidak menyalahi aturan. Ke depan mungkin saja, yang paling penting mampu bekerja dan bukan untuk selera saya. Jabatan itu amanah dan jabatan bukan untuk selama-lamanya,” tegas Yuslih.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim Yuspian membenarkan adanya rencana untuk melakukan seleksi. Menurut dia, setidaknya ada empat OPD yang harus segera diisi pimpinan JPT.

“Kita memang ada rencana setelah kekosongan pelantikan kemarin akan melakukan seleksi pula dan itu sudah ada rekomendasi dari KASN. Mungkin ada 4 posisi akan dilelang, Kadis PU Kadis LH, Kantor Arsip dan Kepala Dinas Capil,” ujar Yuspian.

Hanya saja, Yuspian masih menunggu satu JPT yakni Dinas Dukcapil yang pergeseran pejabatnya harus mendapat surat pemberhentian terlebih dahulu dari Menteri Dalam Negeri.

“Kami akan mulai menjadwalkan itu setelah terakhir yakni (Dinas) Capil dapat dilantik juga. Karena pelantikan kemarin kan sesuai rekomendasi pelantikannya lima orang tapi karena Capil ada ketentuan lain yang mengatur, dia harus diberhentikan terlebih dahulu dari Capil. Nah pemberhentian itu SK Mendagri,” jelas Yuspian.

Editor: Subrata
Reporter: Muchlis Ilham