PLN Minta Warga Dukung Kelancaran Distribusi Listrik

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Penebangan Pohon di Sekitar Kabel PLN Bebas Biaya

TANJUNGPANDAN-Kepala PLN Tanjungpandan Belitung, Dony Ardiansyah mengakui masih menemui sejumlah kendala terkait ganggung yang kadang terjadi pada jaringan distribusi listrik. Kendala tersebut, masih adanya warga masyarakat yang belum paham benar soal pentingnya kabel jaringan listrik yang bebas dari ranting pepohonan.
“Setidaknya, kabel itu bebas 5 meter kanan dan kiri. Jadi dia tak akan kena gangguan jika ada angin kencang, sehingga tak terjadi listrik padam karena pengaman di PLTD otomatis memutus distribusi jaringan listrik,’’ ujar Dony kepada wartawan dalam sebuah kesempatan ngopi bareng di Warkop Alibaba Jalan Sudirman, Tanjungpandan, Rabu (28/1) kemarin.
Menurut Dony, dirinya meminta kepada masyarakat kesadarannya untuk membantu PLN untuk membersihkan ranting pohon yang dekat kabel. “Warga tinggal melaporkan ke petugas PLN atau melapor ke kantor PLN, jika di dekat rumahnya ada pohon yang bisa menganggu jaringan listrik, nanti kami PLN akan datang dan ndak kena biaya,’’ ungkap Dony didampingi Manajer Jaringan Yanuar, kemarin.
“Saya sudah kirim surat ke pak Bupati juga. Penyebab gangguan listrik selama ini, karena hubungan singkat arus mati. Selain itu, jaringan listriknya juga masih terbatas dan setiap jam kita juga selalu mengawasi,” katanya.
Disi lain, ia menjelaskan, pemakaian listrik yang tidak produktif bisa lebih di minimalisir. Jadi, upaya penghematan juga bisa dilakukan demi ketersediaan pasokan listrik ke masyarakat. Dony mengakui, pasokan listrik di Pulau Belitung in dari PLTD memang dihitung masih pas-pasan. Yang pasti, PLN tetap akan meminimalisir pemadaman bergilir dengan mengedepankan layanan kepada masyarakat luas.
“Jadi, kita juga mendorong bagaimana listrik bisa digunakan agar tetap lebih produktif. Dan kami sarankan pemakaian juga harus hemat,” pintanya.
Sementara itu, Supervisor PLTU Suge Fachri mengatakan, saat ini prograss PLTU sudah mencapai sekitar 90 persen. Sekarang sudah masuk dalam fase komisioning (pengujian,red) yang dilakukan secara berkala. “Kalau sisi konstruksinya itu sudah selesai semua. Mudah-mudahan saja bisa lancar. Soalnya, dalam fase ini kita tidak bisa memprediksi juga. Dan fase ini sangat kritis,” jelasnya.
Dikatakannya, beberapa sistem yang ada di PLTU juga sudah terintegrasi. Proses pengujian bahan bakar yang berasal dari batu bara sedang dilakukan saat ini. “Kita sudah uji bahan bakarnya dari batu bara. Kalau dilihat, relatif lancarlah,” bebernya.(mg2/kin/ade)

Baca Juga:  KPU Berikan Sosialisasi Kepada Siswa Penyandang Disabilitas

Tags:
author

Author: