PLN Percepat Proses Perbaikan Governoor PLTU Suge Belitung

by -
PLN UP3 Belitung
Konferensi pers yang dilakukan di Kantor PLN UP3 Belitung, Sabtu (9/11).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – PLN percepat proses perbaikan Governoor PLTU Suge, Belitung dengan menambah jumlah personil dan menerapkan sistem kerja non-stop 24 jam dalam tiga shift.

Selain itu, proses pengiriman trafo MPP juga dipercepat. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan PLN memulihkan kembali sistem kelistrikan di Pulau Belitung.

Sebelumnya, sistem kelistrikan di Belitung yang selama ini selalu andal dan jarang mati lampu, sempat mengalami gangguan pada Kamis (07/11) kemarin.

Hal itu disebabkan oleh kerusakan pada trafo 35 MVA pembangkit mobile power plant (MPP) yang dikelola oleh PT Bright PLN Batam. Secara bersamaan terjadi kerusakan pada governoor PLTU Suge unit 1 daya 16,5 MW yang dikelola oleh PT PJB.

Namun PLN bertindak cepat, sistem berhasil dipulihkan pada Jumat dini hari. Bahkan sampai dengan sabtu pagi ini tidak ada pemadaman listrik karena kekurangan suplai pembangkit.

“Selama periode perbaikan pembangkit ini, kami terus memantau kecukupan suplai dan demand. Terutama di malam hari, dan bila perlu kami lakukan manajemen beban untuk sebagian lokasi di Belitung,” Luky Artanti, Manajer PLN UP3 Belitung dalam konferensi pers, Sabtu (9/11) pagi.

Konferensi pers di Kantor PLN UP3 Belitung, dihadiri jajaran manajemen dan General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (IUW) Babel Abdul Mukhlis.

Luky menjelaskan, bagi pelanggan
Kompensasi ini dihitung secara otomatis dan diberikan pada saat pelanggan membeli token listrik prabayar berikutnya. Atau pada rekening bulan berikutnya bagi pelanggan pasca bayar.

Lebih dari itu, PLN berkomitmen memperkuat sistem kelistrikan Belitung untuk jangka panjang. Yakni, dengan meningkatkan kapasitas pembangkit dengan membangun PLTU berkapasitas 2×15 atau 2 x 25 MW di Belitung Timur.

“Dan, PLN juga akan meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) tersebar 5MW, dengan target operasi di tahun 2021 sampai dengan 2025,” tandas Luky. (yud/mg1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *