PLN Rencana Tingkatkan Pasokan Listrik

by -

*Dengan Perpanjangan Jalur Distribusi 20 kV

foto A Hl

Foto A. PLN bersama Bank Dunia (The World Bank), Kamis (5/11) kemarin mengadakan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh sosial budaya, tokoh lingkungan, unsur pemerintah di Kantor PLN Cabang Tanjungpandan.

TANJUNGPANDAN – Pemerintah pusat merencanakan program pendistribusian pasokan listrik melalui program pengembangan distribusi listrik Indonesia (PDDP/Power Distribusi Development Program).

Kepala Divisi Kesehatan, Keselamatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan (K3-L) PLN Kania menjelaskan, PDDP akan meningkatkan akses atas pasokan listrik dengan perpanjangan jalur distribusi 20 kV. Dan, dalam rangka meningkatkan efisiensi melalui pengurangan kerugian distribusi, gardu distribusi akan ditambahkan ke jalur distribusi.

Sedangkan untuk meningkatkan kehandalan melalui pengurangan pemadaman dan peningkatan kondisi tegangan, akan dibangun gardu-gardu hubung. PLN bersama Bank Dunia (The World Bank), Kamis (5/11) kemarin mengadakan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh sosial budaya, tokoh lingkungan, unsur pemerintah di Kantor PLN Cabang Tanjungpandan.

Perwakilan Bank Dunia, lis Nainggolan mengatakan target program distribusi 2014-2019 97 persen dari 85 persen saat ini. Lingkup programnya kurang lebih 2,8 juta pelanggan/sambungan baru.

Fokus dalam diskusi tersebut dampak lingkungan dan dampak yang akan terjadi nanti. Ia menjelaskan, dampak lingkungan yang mungkin terjadi pada pemasang tiang baru, mungkin terjadi kebisingan, debu, sisa puing konstruksi. “Ini mungkin bisa saja terjadi dan mengganggu,” kata Lis.

Potensi gangguan lain misalnya, pemangkasan pohon dirumija atau lahan untuk jaringan listrik, penegelolaan dan penyimpanan kabel listrik, tiang dan trafo sepanjang ROW, dan pengendalian lalu lintas dan keselamatan publik.

“Masalah lalu lintas selama pengiriman bahan dan peralatan selama pengiriman bahan dan peralatan serta kontruksi,” kata Lis.

Dampak sosial juga menjadi pemikiran dalam program ini. Tanaman atau pohon yang terkena pemotongan pohon akan diganti pohon seperti yang yang terjadi di Palembang. Atau dampak sosial yang berkaitan dengan adat, jual beli lahan, dan prediksi lain yang tidak terduga.

Sementara Tokoh Masyarakat Belitung Arham Armuza mengatakan, masyarakat Belitung selama ini sudah terlalu baik dengan PLN. Masyarakat Belitung tidak memikirkan ganti rugi lahannya dipakai untuk pembangunan PLN. Bahkan selama ini belum pernah terdengar masyarakat minta ganti pohon akibat dipangkas petugs PLN.

“Masyarakat kami mau berikan apa saja untuk Pln. Kalau cuma pohon mau potong, ya potong. Selama ini saja pln tidak pernah permisi kalau mau potong,” kata Arham.

Sementara Manager Teknik PLN Wilayah Babel Eko Mulyono mengatakan kondisi listrik di Belitung saat ini seandainya PLTU masuk (16,5 MW) maka Belitung tidak akan mengalami defisit listrik.

Kemampuan daya sebanyak 49,5 MW. Rinciannya PLTD 31,8 MW, PLTBiogas Austindo 1,2 MW, dan PLTU Suge 16,5 MW. Sayangnya PLTU Suge saat ini masih belum maksimal. Sehingga sering terjadi defisit pada beban puncak 38 MW.

Ia mengatakan berdasarkan janji dari pihak proyek PLTU Suge, awal Desember PLTU akan masuk melayani masyarakat Belitung. “Ini janji kawan-kawan proyek,” kata Eko.

Sementara nanti pertengahan tahun 2016 akan masuk lagi mesin berkapasitas 16,5 MW untuk menambah daya di PLTU Suge.

Manager Unit Layanan PLN Cabang Tanjungpandan Donny Adriansyah mengatakan tahun 2015 ini PLN menerima 16 pelanggan besar. Dari 16 pelanggan itu sudah lima yang sudah menyatakan benar-benar menginginkan sambungan listrik.

Ia juga meminta kepada pihak pemerintah (Bappeda) untuk menyampaikan data investor yang membutuhkan daya listrik besar.

“Kami harap data bapak sampai ke kami pelanggan yang serius investasi. Data ini nanti berguna untuk disampaikan ke Pln induk. Untuk diatur jadwal kebutuhan daya,” kata Donny.

Data ini penting karena berdasarkan pengalaman, ada investor yang butuh jaringan. Namun setelah Pln investasi jaringan kearah yang diminta ternyata tidak jadi. Atau ada investor yang saat ini bertanya butuh listrik, tapi butuhnya beberapa tahun kedepan.

“Saat ini kami mengharapkan permohonan dari calon investor, kalau serius buat surat resmi ke PLN. Ditembuskan ke pemda,” kata Donny. (ade)