PLN UP3 Belitung Perpanjang MoU Datun Dengan Kejaksaan

by -
PLN UP3 Belitung Perpanjang MoU Datun Dengan Kejaksaan
Penandatanganan MoU antara PLN dengan Kejari Belitung, yang berlangsung di Fairfield Hotel Jalan Patimura, Kamis (17/12) kemarin.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – PT PLN (Persero) UP3 Belitung menandatangani kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung. Acara tersebut dilaksanakan di Fairfield Hotel Jalan Patimura, Tanjungpandan, Kamis (17/12) kemarin.

MoU tersebut meliputi bantuan hukum untuk permasalahan Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) pada wilayah hukum di Kabupaten Belitung. Kajari Belitung Ali Nurudin dalam perpanjangan MoU ini Kejaksaan akan memberikan bantuan, pendampingan, pertimbangan hukum serta tindakan hukum lain di bidang Datun.

“Jadi kita selaku jaksa pengacara negara (JPN) melalui surat kuasa siap mendampingi PLN dengan pihak yang bersengketa dalam lingkup perdata dan tata usaha negara di pengadilan,” kata Kajari Belitung Ali Nurudin usai penandatangan MoU dengan PLN kepada Belitong Ekspres.

Selain itu kata Ali, Kejari Belitung juga siap bermitra dengan PLN memberikan bantuan hukum yang bersifat non litigasi. Dalama bantuan hukum tersebut pihaknya bisa melakukan pendampingan, apabila PLN sedang dalam tahap pembangunan infrastuktur seperti pembebasan lahan dan lainnya.

“Kami hanya sebatas memberikan pertimbangan hukum, masukan-masukan, agar tidak ada kesalahan dalam proses pembangunan itu sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Belitung Luky Artanti menambahkan kesepakatan tersebut sebagai landasan bagi kedua belah pihak untuk kegiatan lainnya kedepan.

Menurut Luky, MoU yang ditandatangani merupakan perpanjangan tahun sebelumnya. Selama setahun berjalan ini, ada beberapa yang dikerjasamakan dan itu berjalan baik, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga hingga wilayah.

“Selama ini sudah berjalan beberapa tahun ini pembebasan lahan, pembangunan tower dan infrastruktur lainnya, kesulitan penagihan oleh masyarakat yang melakukan pelanggaran dan lainnya. Memang selama ini di Tanjungpandan masih aman tidak ada permasalahan,” katanya.

Luky berharap kedepan Kejari Belitung juga bersedia memberikan sosialisasi tentang pemahaman hukum dengan jajaran PLN. Tujuannya agar upaya PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih meningkat.

“Kita rencanakan mengundang dari kejaksaan untuk sharing-sharing terkait hukum perdata dan tata usaha negara ini seperti apa, dan pemahaman lainnya,” jelasnya.

Kemudian Luky menambahkan, dengan kesepakatan bersama ini PLN bisa menjalin kerjasama dan koordinasi yang lebih baik lagi. Terutama sama-sama membangun negeri baik dari PLN maupun Kejaksaan. (dod)