PN Putuskan 4 Tahun Penjara

by -

*Kasus Narkoba dengan Terdakwa Maydianto

TANJUNGPANDAN-Tuntutan Kejaksaan Negeri Tanjungpandan pada terdakwa pelaku penyalahguna narkoba, Maydianto, ternyata diamini oleh Pengadilan Negeri Tanjungpandan (PN). Tuntutan empat tahun penjaran dan denda Rp 800 juta atau subsider dua bulan kurungan, tak sedikitpun dikurangi oleh Majelis Hakim dalam sidang  putusan yang  digelar di PN Tanjungpandan, Rabu (26/8), kemarin.
Sidang  dengan agenda putusan ini dipimpin Hakim Ketua Ferdinaldo didampinggi Hakim Anggota Saeful Imam dan Mahendra Adhi Purwantara. Setelah menimbang  atas keterang para saksi dan barang bukti, terdakwa Maydianto dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim lantaran melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009  tentang Narkotika.
“Maydianto terbukti memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkoba golongan I bukan tanaman. Maka dari itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpandan menvonis penjara selama empat tahun,” ujar Ferdinaldo usai sidang kepada Belitong Ekspres.
“Selain itu, dirinya  (terdakwa,Red) juga dikenakan denda sebesar Rp 800 juta, atau subsider kurungan selama dua bulan. Barang bukti satu paket kecil narkoba jenis sabu diamankan untuk dimusnahkan,” sambungnya.
Hal-hal yang memberatkan, perbuatan pelaku meresahkan masyarakat, serta melanggar program negara tentang Indonesia bebas narkoba. “Hal-hal yang meringkan, pada saat persidangan, terdakwa mengakui semua perbuatannya dan bersikap sopan,”pungkasnya.
Setelah Majelis hakim menjatuhkan hukuman tersebut, terdakwa mengaku pasrah dan memilih untuk menerima putusan. “Saya mengakui kalau aku salah. Dan saya terima putusan ini,” ujar Maydianto. (kin)