PNS Tak Dipaksakan Ikut

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Rustam Effendi kembali menegaskan bahwa ia tidak memaksakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Babel untuk ikut dalam asuransi sebagaimana yang diwacanakan beberapa waktu lalu.
“Asuransi itu tidak wajib, awalnya saya hanya mengusulkan bagaimana cara kita menaikkan TPP dan saya ingin naikkan TPP PNS Rp 500 ribu. Saya pikir kalau uangnya mereka foya-foya untuk apa, lebih baik diarahkan ke tabungan seperti asuransi agar kedepan ada manfaatnya untuk keluarga mereka,” ujar Rustam, Kamis (29/01) kemarin.
Wacana untuk menaikkan TPP Rp 500 ribu tersebut menurut Rustam sudah ia sampaikan ke SKPD sebelumnya. Dari Rp 500 ribu itu, PNS bisa menggunakan Rp 300 ribu untuk asuransi, dan selebihnya untuk penyesuaian kenaikan BBM yang sempat dilakukan Pemerintah pusat.
“Kalau PNS keberatan ya tidak masalah, saya hanya menyarankan saja, tidak ada kepentingan pribadi, apalagi saya hanya 3 tahun disini. Saya punya fikiran itu karena melihat kondisi SKPD kita yang meninggal beberapa bulan lalu. Anaknya baru masuk kedokteran, sedangkan uang kematian yang diterima tidak seberapa,” ungkapnya.
Rustam meyakinkan hingga kini belum ada asuransi yang ditetapkan pihaknya, sehingga semua perusahaan asuransi bisa mengajukan usulan, dan ini akan dilelang dengan persetujuan DPRD juga. “Pemprov belum ada MoU dengan asuransi manapun, semua asuransi bisa ikut dan melalui tahap lelang. Dan untuk PNS juga tidak dipaksakan, yang mau silahkan ikut, yang tidak mau juga tidak dipaksa,” tutup Rustam. (eza)

Baca Juga:  Literasi Harus Mampu Menjawab Tantangan Reformasi Industri 4.0

Rate this article!
PNS Tak Dipaksakan Ikut,5 / 5 ( 1votes )
Tags:
author

Author: