Pol PP Ancam Bubarkan

by -

TANJUNGPANDAN- Pol PP mengingatkan agar konser musik (orgen tunggal) agar tidak menyajikan goyangan erotis dan berpenampilan seronok. Sebab, jika fakta ini ditemukan di masyarakat, Pol PP akan menindak tegas dengan membubarkan konser musik tersebut.
Penegasan ini disampaikan Kasatpol PP Kabupaten Belitung, kepada Belitong Ekspres, Senin (20/4) kemarin. Menurut Alkar, saat ini Perda Ketertiban Umum (Perda Tibum) sudah di sahkan. Jadi,  dalam waktu dekat ini dia akan mengadakan sosialisasi ke pemilik orgen tunggal di Belitung, agar mentaati peraturan yang ditentukan.
“Perdanya sudah dikeluarkan, dalam waktu dekat ini kami akan mengundang pemilik orgen tunggal di Belitung. Kami akan jelaskan peratutan yang baru, yakni berpakaian sopan saat berada diatas panggung,” ujar Alkar.
Jika mereka tetap bandel, tidak menuruti peraturan pemerintah, maka Pol PP akan menindak tegas. Pihaknya, akan membubarkan secara paksa saat mereka tampil dengan pakaian seronok diatas panggung.
“Tidak hanya itu, kami juga akan tuntut pemilik orgen tunggal beserta penyanyinya dengan hukuman pidana selama 60 hari, atau denda kurang lebih Rp 50 juta. Itu upaya kami untuk membuat mereka jera” kata Alkar.
Kasatpol PP kaget setelah membaca berita Belitong Ekspres, edisi Senin (20/4) tentang masih adanya orgen tunggal yang berpenampilan seronok diatas panggung. “Saya menghimbau kepada pemilik orgen tunggal dan para madunya (biduan,red) untuk berpenampilan sopan,” pungkasnya.
Seperti yang diberitakan Belitong Ekspres, Senin (20/4) kemarin,  Meski sudah diperingati untuk berpenampilan sopan saat berada di atas panggung, namun para penyanyi dangdut ini tetap berpenampilan serok. Mereka berpenampilan vurga di Jalan Sudirman, Sabtu (18/4) akhir pekan lalu.
Pantauan Belitong Ekspres di lokasi terlihat, mereka berada di panggung dengan membawakan goyangan yang panas. Didampinggi irama musik remix, mereka bergoyang diatas panggung dan disaksikan oleh ratusan penguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. (kin)