Polisi Amankan 2 Unit Eksavator

by -

*Sebagai Bukti Aktivitas Penambang Ilegal
TANJUNGPANDAN-Pasca penangkapan penambang timah ilegal di Hutan Lindung (HL) Air Batu Buding Badau, Selasa (20/10) lalu, Polres Belitung terus melakukan penyidikan dan penyelidikan.

Dari hasil penyidikan ini, Polisi mengamankan barang bukti selian satu set alat TI, yakni alat berat jenis Eskavator yang digunakan tersangka untuk melakukan aktivitas penambangan ilegal.

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Matta Rohansyah seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya pemangamnan alat berat tersebut.
Kasat Reskrim menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka penambang liar, yakni Dera (30) dan Ahie (50).

“Satu barang bukti lagi kita amankan.  Yakni, alat berat eskavator. Kami Sudah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan juga saksi dari dinas kehutanan,”kata Kasat Reskrim kepada Belitong Ekspres,  Rabu (21/10) kemarin.

Pengungkapan TI liar tersebut berawal dari patroli yang dilakukan Polisi Hutan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Belitung, Selasa (20/10) lalu. Mereka, menemukan kegiatan penambangan liar di kawasan HL di Desa Air Batu Buding, Badau.

“Setelah itu, mereka kemudian membawa penambang itu dan sebagian peralatan ke Polres. Usai mendapat laporan itu, kita langsung ke lokasi untuk mengevakuasi alat berat tersebut,” ujar AKP Chandra.

Saat ditanya mengenai status kedua tersangka penambangan tersebut, AKP Chandra belum bisa memastikan kedua tersangka sebagai pemilik atau pekerja. Menurutnya, kedua tersangka seperti orang linglung saat dilakukan penyidikan. “Mereka masih simpang siur soal pekerja itu, sebab saat ditanya, saat penyidikan orangnya agak linglung,” ungkap AKP Chandra.

Pihak kepolisian akan memastikan lokasi penambangan yang dilakukan kedua tersangka ini. Keterangan sementara dari pihak Distanhut, lokasi tersebut termasuk wilayah HL. “Menurut kehutanan tempat tersebut HL, tapi kalau penyidikan kan secara tertulis. Jadi akan lihat peta dulu untuk memastikan,”pungkasnya (kin)