Polisi Amankan Pemuda Bawa Sajam

by -

*Bisa Dikenakan Hukuman Maksimal 10 Tahun Penjara

foto B pemuda bawa sajam

Foto: ainul yakin/be
BAHAYA: Petugas saat mengamankan pelaku pembawa sajam sedang duduk di salah satu ruangan di Mapolres.

TANJUNGPANDAN-Polres Belitung, mengamankan seseorang yang diduga mabuk membawa senjata tajam (sajam). Laki-laki yang diketahui bernama Hendi Irawan (21) warga Selat Nasik ini, diamankan polisi saat patroli di Jalan Baru Paal Satu, Minggu (1/3) dini hari kemarin.
Berdasarkan informasi yang dihimpung Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu anggota polisi melakukan patroli malam hari. Satiba di lokasi, salah satu polisi mendapati gerombolan pemuda sedang pesta miras. Saat datangin polisi mereka diperiksa satu persatu.
Selain memeriksa para pemuda tersebut, polisi juga mengeledah jok motor para remaja ini. Saat polisi memeriksa motor Hendi, anggota menemukan satu buah pisau di jok kendaraannya.
Tak ingin ambil resiko, polisi tersebut langsung mengamankan pelaku dan digiring ke Polres Belitung untuk penyidikan lebih lanjut. Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, saat ini pemuda tersebut sudah diamankan. “Kami masih memeriksa pemuda tersebut beserta rekan-rekannya yang saat itu pesta miras dengan pelaku,” ujar Kompol M Nizar kepada Belitong Ekspres, Minggu (1/3) kemarin.
Menurut Kabag Ops, Pelaku akan dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. “Barang siapa yang membawa, dan menguasai sajam di jalan akan dihukum maksimal penjara 10 tahun penjara,” katanya.
Kabag Ops menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak sembarangan membawa pisau, apalagi dalam kondisi mabuk. Sebab, itu bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dan kejadian kriminal dengan kondisi seperti itu sudah seringkali terjadi karena pelaku dibawah pengaruh minuman keras. “Kami akan menindak siapapun yang terbukti membawa senjata tajam di jalan, serta menyalagunakankannya,” tegasnya.
Sementara itu, dari pengakuan Hendi dirinya tidak mengetahui, kalau dia membawa senjata tajam. Menurut pria yang sehari-hari bekerja di isi ulang air minum ini mengatakan, dia tidak ingat apa-apa lantaran ia dalam kondisi mabuk, akibat minum arak yang habis ia beli.
“Meski saya bawa senjata tajam, aku tidak mengunakan ke hal-hal yang negatif. Saya tidak ingat kenapa, saya membawa senjata tajam,” ujar pemuda yang masih pengaruh alkohol ini. (kin)