Polisi Bekuk Pencuri Material Bangunan 3 Pelaku Karyawan Toko, 1 Orang Sebagai Penadah

by -

MANGGAR – Satuan Unit Opsnal Reskrim Polres Beltim berhasil membekuk kawanan pencuri gudang material bangunan di kota Manggar, Sabtu (13/2) malam. Empat orang pelaku masing-masing berinisial Edo (40), Oci (46), Iis (37) sebagai pelaku pencurian dan Ded (40) sebagai penadah barang hasil curian.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, dugaan pencurian bermula ketika pemilik toko merasa kehilangan barang-barang bangunan dari dalam gudang miliknya di kawasan pasar Manggar. Kemudian, pemilik toko melaporkan kehilangan kepada Polres Beltim awal Februari lalu.

Setelah mendapat laporan, unit Opsnal Polres Beltim mulai mengumpulkan informasi dan bukti. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, unit Opsnal mendapatkan informasi ada warga yang akan menjual material bangunan jenis atap multiroof.

Anggota unit Opsnal langsung bergerak melakukan penggeledahan terhadap sebuah rumah. Dari dalam rumah ditemukan 340 keping multiroof. Setelah memastikan kebenaran barang material milik pelapor, unit Opsnal langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kapolres Beltim, AKBP. Nugrah Trihadi, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP. Andi Purwanto mengatakan tiga pelaku merupakan karyawan toko bangunan tersebut. Sedangkan satu orang pelaku lainnya bertindak selaku pembeli barang dan menjual kepada pembeli.

“Jadi tiga pelaku adalah karyawan pelapor. Modusnya, pelaku mengeluarkan barang lebih dari jumlah pesanan. Contohnya, ada yang pesan keramik 50 kotak, tapi para pelaku membawa 75 kotak. Nah sisanya, diantar kerumah pelaku lainnya untuk dikumpulkan,” ungkap AKP. Andi kepada Belitong Ekspres, Minggu (14/2) petang kemarin.

Setelah dilakukan penangkapan, pelaku langsung diamankan di Mapolres Beltim dan diperiksa unit Reskrim. Selain pelaku, unit Opsnal juga mengamankan barang bukti berupa 340 keping atap Multiroof, 290 kotak keramik, 20 batang baja ringan dan 20 lembar triplek.

“Berdasarkan keterangan sementara pelaku, aksi pencurian telah dilakukan sejak bulan Juli (2015,red) hingga Agustus. Modusnya seperti itulah, jadi mereka dibayar oleh pelaku penadah dengan harga dibawah harga toko,” jelas AKP. Andi.

Untuk sementara, pelaku akan dijerat dengan pasal persangkaan 363 ayat 1 ke 4 atau pasal 374 junto pasal 55 ayat 1 ke 1. Ancaman kurungan jika terbukti, maksimal 10 tahun kurungan. Unit Reskrim juga telah melakukan pengumpulan keterangan dari pemilik toko material bangunan.

“Pelaku kini sudah Kita amankan di tahanan Mapolres Beltim dan sesegera mungkin diperiksa lebih lanjut sebagai tersangka,” tutup AKP. Andi. (feb)