Polisi Buru Komplotan Pencuri HP

by -2 views

TANJUNGPANDAN-Pasca tertangkapnya Al dan Eko pelaku pencurian hape di Tanjungpendam, milik Tirta (22) warga Jalan Ali Uyub RT 20/10, Minggu (4/10), Polisi terus melakukan penyelidikan, dan pengejaran terhadap pelaku yang merupakan komplotan.

Dari hasil penyelidikan, Tim Buser Polres Belitung dan Jajaran Reskrim Polsek Tanjungpandan, berhasil meringkus tiga pelaku lain yakni Putra (20) warga Serma Abdulah RT 18 RW 06 Air Raya, Riki Mandela (20) Jalan Jendral Sudirman Lesung Batang, Reza Pahlevi (21) Jalan Anwar Komplek Bukit Marakas Indah RT 28 RW 10.

Sebelumnya Polres Belitung mendapat laporan dari korban, yakni Andrianto (20) warga Jalan Air Kelubi RT 40 RW 16 Pangkallalang dan Guni Guning warga Jalan Aspol Subarta Kelurahan Kota Tanjungpandan. Kedua korban, melaporkan lantaran HP miliknya hilang saat diletakan di Jok motor, saat di parkir di Kawasan Pantai Wisata Tanjungpendam.

Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Matta Rohansyah seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, saat ketiga pelaku masih dalam penyidikan kepolisian.

Dijelaskan AKP Chandra, awalnya polisi melakukan pengembangan terhadap, kedua tersangka (Eko dan AL) yang saat ini ditahan di Polsek Tanjungpandan. Setelah itu, Tim Buser langsung melakukan pengejaran terhadap ketiga tersangka.

“Ketiganya diamankan di Base Camp tempat mereka nongkrong, yakni di Kawasan Terminal Tanjungpandan, Minggu (4/10) malam,” ujar AKP Chandra kepada Belitong Ekspres, Senin (5/10) kemarin.

Dikatakan Kasat Reskrim, kelima orang ini merupakan komplotan spesialis pencurian hape di Tanjungpandan, khususnya di Tanjungpendam. Kelima tersangka sudah merencanakan pencurian ini, bebera hari sebelum kejadian.

“Jumlah keseluruhan ada lima orang. Kelima orang ini, melakukan pencurian tersebut tiap minggu sekali. Awalnya mereka ngumpul di Tanjungpendam, setelah itu, kelima orang ini berbagi tugas setelah mendapatkan barang-barang curian mereka langsung kabur,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pengakuan Eko membenarkan apa yang disampaikan oleh Kasat Reskrim. Dikatakan, pria yang mengaku belum bekerja ini, dia melakukan perbuatan tersebut sudah dua kali, dan di lokasi yang sama.

“Target utama kami adalah orang yang melakukan senam di Pantai Tanjungpendam. Kita sudah merencanakan, setelah mendapat barang, kita ngumpul di Base Camp,” katanya. (kin)