Polisi Grebek 2 Sejoli di Penginapan

by -

* Tindaklanjuti Laporan Penginapan Sering jadi Tempat Mesum

foto, Empat pasangan mesum diamankan polisi

Foto: Empat pasangan mesum yang tertangkap di dua penginapan saat diamankan di Mapolres Belitung.

TANJUNGPANDAN-Asyik memadu kasih saat malam minggu di kamar penginapan, dua pasangan bukan suami istri digrebek polisi. Dua sejoli ini diamankan di dua lokasi, yakni di penginapan Pagar Alam dan penginapan di Jalan Air Baik, Air Pelempang Jaya, Sabtu (26/3) akhir pekan lalu.
Mereka masing-masing bernama Andik (21) dan Wati (30) warga Air Merbau. Keduanya diamanak polisi di Penginapan Jalan Air Baik, Air Pelempang Jaya. Sedangkan, Edwin (30) warga Hasan Basri dan Septi (24) warga Hasyim Idris, diamankan di Penginapan Pagar Alam.
Kedua pasangan bukan muhrim ini diamankan polisi lantaran, adanya laporan dari masyarakat. Kedua penginapan ini sering dijadikan pasangan bukan suami istri yang ingin berbuat mesum.
Kabag Ops Polres Belitung Kompol Muhammad Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara mengatakan, dirinya sudah sering kali mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya suatu perzinahan di tempat tersebut.
“Dari hasil laporan itu, kita lakukan penggerebekan. Dan hasilnya, kita sudah lihat, ditemukan dua pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar,” kata Kabag Ops Polres Belitung, kepada Belitong Ekspres.
Setelah mendapati keduanya, polisi langsung mengamankan para pasangan yang asik memadu kasih ini, salah satunya wanita bertato. Setelah diamankan, para pasangan ini digiring ke Polres Belitung untuk didata dan diberikan pembinaan.
“Untuk hukuman, kita panggil kedua orang tuanya. Selain itu, kita juga peringati dan buatkan surat pernyataan. Jika tetap mengulanggi kita akan tindak tegas dengan Pasal Perzinahan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wati salah satu wanita yang tertangkap mengatakan, dirinya membantah melakukan hubungan yang dituduhkan. Katanya, saat diamankan mereka belum berbuat sesuatu yang dituduhkan itu.
Wanita bertato ini juga sempat dilakukan tes urine. Sebab, gerak-geriknya mencurigakan. “Kami berbuat apa-apa. Kita di kamar baru sekitar beberapa menit, eh polisi sudah datang,” katanya kepada Belitong Ekspres. (kin)