Polisi Masih Selidiki Mesin Sawit Meledak

by -

*Para Saksi Sedang Diminta Keterangan

TANJUNGPANDAN- Setelah terjadi peristiwa ledakan mesin Talizer di Perusahaan sawit PT Rebinmas Jaya Kacang Butor Badau, yang menewaskan satu orang pekerja Selasa, (3/11) lalu, hingga kini Polres Belitung terus melakukan penyidikan dan penyelidikan. Polisi ingin memastikan dan mengungkap apa penyebab dibalik tragedi maut ini.

Kapolsek Badau Iptu Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan, pihak Polsek Badau dan Polres Belitung hingga saat ini masih melakukan sidik dan lidik mengenai peristiwa yang menyebabkan satu orang tewas dan tiga korban luka berat dan ringan ini.

“Berkas tetap dilimpahkan ke Polres Belitung. Sebab, di Polres seluruh peralatan lengkap, salah satunya perangkat untuk indetifikasi. Saat ini, pihak Polres maupun Polsek masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ”ujar Ipru Dhanar kepada Belitong Ekspres, Rabu (4/11) kemarin.

Iptu Dhanar menjelaskan, Polres Belitung sudah memanggil saksi-saksi yang berada di lokasi saat peristiwa naas tersebut untuk dimintai keterangan. “Para saksi masih dimintai keterangan, mengenai peristiwa laka kerja ini. kami masih belum bisa menyimpulkan siapa tersangka dalam peristiwa ini’’ pungkasnya.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Rabu (4/11) kemarin, mesin pengolah sawit milik perusahaan PT Rebinmas Jaya di kawasan Kacang Butor, Badau, meledak dahsyat, pada Selasa (3/11) siang, kemarin. Dalam peristiwa ini, satu pekerja tewas dan dua pekerja luka parah serta seorang pekerja mengalami luka ringan. Korban yang dikabarkan tewas di lokasi kejadian diketahui bernama Fendi (33) warga Bangka.

Informasi yang diperoleh Belitong Ekspres dari saksi mata di lokasi kejadian dan sumber dari RSUD Marsidi Judono menyebutkan, korban luka parah yakni, Azrul (23) dan Irfan (35) warga Kelapa Kampit Belitung Timur. Selain itu, satu korban luka ringan yakni Ferdi Febriansyah (20), warga Kabung Jaya RT 3 RW 2 Desa Mekar Jaya Manggar Belitung Timur. (kin)